Ngeblog 2004

,
Hari terakhir di tahun 2004
Insya Allah esok, tahun 2005 dijelang
Segala yg sudah terjadi, terjadilah
Harap dan doa dipanjatkan untuk keberkahan di tahun baru..

2004..
Na hanya ingin merefleksikan apa yg Na lakukan, dapatkan dan rasakan dari kegiatan ngeblog :D, krn memang di tahun 2004 awal mula Na mengenal dunia blog. Salah satu hal di tahun ini yg Na syukuri :).

Posting
Alhamdulillah, menulis yg salah satu hobby Na tersalurkan. Tertera 88 jumlah postingan di www.blogger.com sejak 26 Februari 2004. Apa saja detail yg sudah Na tulis, Na sendiri hampir lupa :D. Dari arsip yg ada, diantaranya bertutur tentang keluarga, pekerjaan, dunia blog bahkan kejadian-kejadian yg terjadi di sekitar. Yg belum mungkin tentang 'luv story'.. ehm. Suatu saat Na akan curhat ;).

Layout
Na namai blog Na dgn "Kerlip Bintang" krn ketakjuban tentang bintang. Na ingat layout blog pertama Na yg ungu terang dgn penuh bintang. Layout kedua, tetap nuansa ungu, tapi lebih soft dgn munculnya gambar diri disana. Berikutnya Na buat layout ketiga yg mulai menggunakan banner dgn dominan warna coklat. Layout selanjutnya dgn banner bintang laut bernuansa biru dan oranye. Layout inilah yg paling lama Na pakai. Perubahan dilakukan hanya dari tabel ke css. Akhirnya punya ide, bikin layout sesuai event tertentu atau suasana hati, spt Na buat saat lebaran kmrn, atau cuaca mendung (hati mendung?) spt layout yg skr Na pakai.

Teman
Sesuatu yg berharga yg Na rasakan selama mengeblog-ria adalah punya banyak teman. Sesama bloggers yg sudah seperti sahabat, dlm arti bisa saling mengenal, lalu saling support, berbagi susah dan senang, berbagi ilmu juga saling membantu. Meski itu dilakukan hanya lewat shoutbox ataupun comment system, tapi tetap berarti. Manusia butuh empati, yg bisa diexpresikan dgn berbagai cara.

Insya Allah, Na masih diberi kesempatan untuk tetap ngeblog ;).

*****
Selain itu, kita sama2 berdoa di tahun baru nanti saudara2 kita yg sedang menderita dan tertimpa musibah, diberi kekuatan dan bisa kembali bangkit menjalani kehidupannya dengan lebih baik.. amin.

Bloggers, sampai bertemu di tahun 2005 :)

Kita Peduli

,
Ulurkan tangan, beri bantuan krn mereka yg sedang tertimpa musibah sangat membutuhkannya. Sekecil apapun, tunjukkan bahwa kita peduli..



- Blogfam Peduli - BNI Gambir norek. 089. 000 000 343.901 a.n. Pratiwi
- RCTI Peduli - BCA norek. 128-300-7000
- Pundi Amal SCTV - BCA Wisma Asia norek. 084-266-2000
- Indosiar 'Kita Peduli' - BCA norek. 001-304-0009
- Metro Group 'Dompet Kemanusiaan Indonesia Menangis' - BCA norek 309-300-7979
- Rekening PMI - BCA norek. 450-666-0009

Atau gerakkan penggalangan bantuan dari lingkungan sekitar dan salurkan pada posko-posko 'Peduli Aceh' terdekat.

Do something..

***

"Bunda, ini baju2 Dinda dikasih aja buat yg ga punya rumah yg di tipi itu," kata Dinda polos, saat tadi malem Na ngepak bbrp pakaian untuk disalurkan ke Posko Peduli Aceh depan kantor Na. Dinda, ponakan Na yg berumur empat tahun.

Musibah Gempa dan Tsunami

,
Aceh








Thailand dan Srilanka




Ya Allah.. ampuni kami..

Suhu, The Problem Solver

,
Sudah setengah jam lebih Na dikerjain ama modem internal baru yg dipasang di kompi boss kemarin minggu. Entah kenapa, proses deteksi dan instalasi driver normal, tapi saat dial-up muncul error messege. Modem dan line telpon tidak terdeteksi. Boss nanya kenapa?. Diagnosa Na, mungkin slot motherboardnya, krn sudah dicoba semua slot, sama saja. Nyerah, Na telpon Suhu.

Atas saran Suhu, Na bawa modem 'nakal' itu ke rumahnya yg kebetulan ga jauh dari rumah boss, untuk dites. Ga ada masalah modem itu dipasang di kompi Suhu. Penjelasan Suhu, memang ada bbrp modem internal yg ga bisa berpasangan sama motherboard tertentu. Weleh!. Ampe jungkir balik juga ga bakalan beres :P. Trus Suhu ngasih modem merk lain miliknya untuk dicoba pasang di kompi boss. Done!. Problem solving :D.

Siapa Suhu?
Kak Dri, yg Na panggil Suhu ini, Na kenal sekitar tahun 1995 saat sama2 ngajar komputer di salah satu tempat kursus. Mulai pacarannya, nikahnya dan punya tiga anak sekarang, Na tau. Kenapa Na sebut Suhu?, karena buat Na, Kak Dri adalah teman yg sekaligus tempat berguru (secara tidak langsung) untuk bidang kompi.

Berkat Suhu, yang tadinya sama kompi Na bisanya pake doang, skr jadi berani bongkar kompi (meski msh takut kesetrum), belajar instalasi, editing video, nyoba sistem jaringan sederhana dan lainnya. "Na pasti bisa deh!," kata Suhu ngasih semangat. Dan ternyata, asyik :D. Bikin penasaran, dan kalau berhasil lega banget!.

Trus, kalau ada masalah kompi yg Na alami (hardware, software atau bahasa program), begitu nelpon dan tanya Suhu, Insya Allah terselesaikan :D. Sepertinya dia punya semua jawaban. Dan kagumnya, skill itu dia dapatkan secara otodidak. Suhu cuma lulusan SMA. Baru kemarin Suhu menyelesaikan Diploma III-nya, yg Ijazahnya dia perlukan untuk mengajar di Akademi Komputer. Kata Suhu sih, awalnya belajar kompi nyoba aja, eh ternyata menyenangkan dan dirinya mampu, makanya terus diseriusin.

Dan Suhu ini blum pernah kerja di perusahaan. Katanya sih, dia lebih merasa enjoy jika kerja di rumah atau jadi 'pria panggilan' untuk menangani masalah kompi. "Waktunya bisa lebih leluasa, dan bisa saya pake untuk kegiatan lain," katanya.

****

Ssttt... Tapi kadang Suhu 'berguru' sama Na juga lho. Apalagi klo bukan urusan desain, game juga weblog hehe..

My Mom and Me

,
Masa baby sampai usia SD adalah masa-masa ketergantungan sama Ibu. Ga bisa lepas darinya. Ga berdaya kalau Ibu ga ada untuk sebentar saja. Ibu adalah idola.

Diusia SMP hingga SMA, Ibu jadi terasa berbeda. Ada saja pertentangan. Terlalu banyak menuntut. Kebebasan sedikit terusik.

Saat kuliah dan awal-awal mandiri dengan bekerja, perbedaan semakin jelas. Saya adalah saya. Punya keinginan, punya pilihan dan berhak menentukan hidup sendiri. Ibu terlalu banyak ikut campur. Konfrontasi.

Sejak tiga tahun yang lalu, saat ini dan nanti, Ibu adalah segalanya. Apa yg dilakukan diri saat ini dan nanti hanyalah untuk membuatnya bahagia. Berjanji untuk selalu menjaganya. Ada perasaan, I'm just like her :).

****

Buat Na, Ibu punya makna:
Kasih sayang, pengorbanan, perlindungan, guru juga sahabat.

****

Hari Ibu kemarin, rencananya Na mo bikin surprise dengan membuat sendiri brownis keju yg resepnya Na dapet di Tabloid Nova. Tapi krn dua minggu berturut-turut Na disibukkan dengan kegiatan syuting kelompok tani, jadi lom kesampean. Mungkin minggu depan. Tapi sore tadi boss telpon minta Na beresin kompi kantor yg mo dibawa pindah. Mungkin minggu depannya lagi.. hehe.

Akhirnya, pulang kerja kemarin Na beli cokelat untuk dua orang ibu yg ada di rumah. Ibu dan Kakak Na. Terima kasih sayang, kata mereka dengan senyum mengembang :D.

****

"be proud and be happy as a mother"

Shooting Kelompok Tani

,
Pagi sekali, hari minggu kemarin, Na dan tiga teman pejantan sudah bermotor ria ke arah Serang Timur. Tepatnya menuju Desa Cigelam Kecamatan Ciruas untuk pengambilan gambar kegiatan petani, mulai membajak tanah, menanam benih hingga kegiatan panen.

Alam Lestari

Ini adalah kali kedua pengambilan gambar untuk keperluan pembuatan video Kelompok Tani. Pengambilan gambar yang pertama dilakukan minggu yang lalu di Desa Cilaja Pandeglang. Di sana fokus pada pembentukan Kelompok Tani Alam Lestari yang bergerak pada budidaya Lebah Madu.

Bertani
Karena Na dibonceng, jadi Na bisa bebas menikmati hijaunya persawahan yang terbentang sepanjang perjalanan. Sesekali tiga motor kami berpapasan dengan para petani yang bersepada menuju sawahnya masing-masing.

Na jadi ingat cerita seorang teman yang begitu memuja indahnya matahari pagi yang muncul di daerah persawahan. Dan kemarin Na merasakan langsung. Ada perasaan tenang dan semangat baru menyaksikan itu semua.

Dan setelah setengah jam perjalanan bermotor ria, kami sampai di desa yg dituju. Rupanya, para petani yg akan diambil gambarnya sudah berangkat ke sawahnya. Kamipun langsung menyusul.

Hijaunya Persawahan

Dari kejauhan luasnya persawahan, Na melihat kumpulan petani yg sedang menanam benih bersama di beberapa areal sawah yg berbeda. Dengan semangat, Na dan teman2 berjalan di pematang sawah menuju para petani itu. Lumayan berkeringat, tapi kami tetap exiting. Apalagi view pagi itu di tengah sawah bagus sekali. Setelah ngobrol sebentar dengan beberapa petani, pengambilan gambar dimulai sesuai dengan catatan yang Na pegang.

Hidup jadi petani ternyata menyehatkan. Bangun pagi, bekerja di sawah, menghirup udara bersih dan terkena matahari pagi.

Anak Siapa?
Selesai, kami kembali ke desa untuk pengambilan gambar lainnya, terutama kehidupan petani dan tempat pengolahan gabah menjadi beras. Melihat kegiatan kami, suasana desa petani yang tenang, jadi sedikit heboh. Anak-anak, ibu-ibu dan beberapa bapak berkerumun di sekeliling kami. Matanya terfokus melihat handycam yang sedang merekam gambar. Repot juga ngaturnya :D.

Ada kejadian lucu. Untuk keperluan skenario, Na minta bantuan dua anak mengenakan seragam sekolahnya, berperan menjadi anak seorang petani yang berhasil. Tapi begitu mulai pengambilan gambar, dua belas anak siap dengan seragamnya!. Nah lho, anak2 siapa nih?. Bingung dan Na ga tega bilang cuma perlu dua anak. Akhirnya dua anak tetap berperan jadi anak petani, yang lain jadi teman-temannya plus ada adegan belajar bareng.. hehe. Biar adegan ini ga masuk dalam scene nanti, tapi bisa dibuat VCD tersendiri untuk mereka sebagai kenang-kenangan :).

Mencari Pedangang Pengumpul
Sekitar jam sembilan, semua pengambilan gambar di desa petani selesai. Selanjutnya kami melanjutkan perjalanan ke pasar Dukuh untuk mencari pedangan pengumpul dan toko yang menjual sarana pertanian. Perjalanan ke sana, kami melewati Desa Bumijaya yang ternyata sebagai sentra industri gerabah, kamipun mampir untuk melihat kegiatan para pengrajin gerabah yang memang tersebar di sepanjang jalan desa itu.

Sentra Gerabah

Tiba di Pasar Dukuh terasa hiruk pikuk. Pasar yang tidak begitu luas itu menempati pertigaan jalan utama, sehingga terlihat semrawut, ditambah cuaca yang mulai terik. Disana kami cuma bisa mengambil gambar toko sarana pertanian, sedang pedagang pengumpul nihil. Mungkin transaksi mereka sudah dilakukan pagi hari. Ini berarti, mesti coba dicari ke pasar lainnya. Targetnya Pasar Rau di Serang. Ternyata di pasar inipun hanya ada pedagang besar buah-buahan. Beberapa pedagang sayuran sudah banyak yang tutup. Dirasa sudah cukup, kamipun pulang.

****
Hari ini Na dan seorang teman mulai mengedit hasil pengambilan gambar dan melakukan pengisian suara. Dead-line!

Terima Kasih

,
CorbisMendapat penghargaan sebagai Pemenang I Lomba Posting dalam rangka Ultah Blogger Family yang Pertama, membuat Na bahagia sekaligus sungkan :D. Blogger lain cukup dengan posting, tapi Na pake bikin edisi spesial segala. Jadi kesannya niat banget ya.. hehe.

Na ikut serta lomba ini untuk berpartisipasi meramaikan kegiatan Blogfam. Apalagi komunitas ini banyak memberi arti buat Na. Makanya Na membuat sesuatu yang spesial, selagi Na ada waktu dan ada ide.

Ide itu datang begitu saja, meski dalam hal layout dan menentukan warna dibutuhkan beberapa kali perubahan. Ajaibnya warna banner Blogfamlah (biru-putih-oranye) yang memberi inspirasi dan hasil terindah :).

Akhirnya Na sangat berterima kasih, jika persembahan Na itu mendapat perhatian dan penghargaan dari teman2, founder dan co.founder Blogfam. Sekali lagi.. terima kasih :).

Wisdom Tooth

,
Blogger FamilyKesukaran mengunyah, gigi ngilu dan kadangkala demam yang berpanjangan adalah beberapa masalah yang sering dialami jika geraham bungsu tumbuh secara tidak normal. Keadaan ini sering menyulitkan seseorang dalam menjalani kegiatan sehari-harinya. Kadangkala hal ini terjadi ketika gigi geraham bungsu tersebut tumbuh dan ada kalanya ketika gigi geraham bungsu tumbuh namun berada didalam gusi.

Drg Aimi A Latiff, Malaysia, mengatakan timbulnya geraham bungsu sangat beragam. Pada umumnya geraham bungsu tumbuh sekitar umur 16 tahun. Namun, ada yang dimulai pada usia delapan atau sembilan sebagai akibat dari imbasan sinar X-ray, bahkan ada juga yang kasus dimana geraham bungsu tumbuh di usia 45 tahun. Beliau berkata, setiap manusia biasanya mempunyai gigi susu sebanyak 20 dan gigi kekal sebanyak 32 termasuk geraham bungsu atau juga dikenali sebagai geraham ketiga. (selengkapnya di www.pdgi-online.com)

Kasus geraham bungsu atau orang Eropa menyebutnya wisdom tooth yang tumbuh abnormal termasuk kasus terbanyak kedua yang ditangani oleh Bagian Bedah Mulut... Bila tumbuh gigi molar ketiga abnormal tindakan terakhir harus dioperasi. (selengkapnya di www.republika.co.id)

****

Rasa nyeri dan bengkak sejak seminggu lalu di bagian pipi kiri Na akibat geraham bungsu tumbuh, sudah mulai mereda. Kejadian ini berlangsung bbrp bulan sekali. Tadinya Na anggap tumbuh gigi biasa, krn paling tiga hari udah reda nyerinya. Tapi yg kemarin ini luar biasa sakitnya. Ibu udah nyaranin ke dokter gigi aja. Na coba tahan, dgn hanya kumur air garem. Akhirnya penasaran juga, Na cari artikelnya. Ternyata ga bisa dianggap biasa. Tetep perlu konsultasi ke dokter gigi. Ya setelah bengkaknya dan nyerinya sembuh. Duuhhh..

Wanita Bekerja

,
Seorang teman kantor curhat mengenai istrinya yg ingin sekali kembali bekerja setelah anak mereka berumur satu tahun, dengan alasan ingin membantu perekonomian keluarga. Na kenal baik dgn sang istri, yg memang sebelum menikah dia sudah bekerja sebagai administrasi di sebuah pabrik. Dan menurut teman Na ini, istrinya Insya Allah bisa diterima kembali bekerja di tempat lamanya itu.

Temen ini cerita yg jadi keberatannya jika istrinya bekerja, salah satunya adalah pengasuhan anaknya yg masih balita. Selain itu berhitung ttg kompensasi yg didapat dari bekerja dikurangi transport, makan juga membayar pengasuh anaknya, jadi tidak seberapa. Juga pertimbangan kondisi fisik istrinya, berangkat pagi pulang sore dlsb.

Na coba membantu pemikiran, kalau memang tujuannya untuk menambah income keluarga, kan ga harus kerja kantoran. Na kasih contoh kakak ipar Na yg berjualan pakaian dgn hasil yg lumayan. Juga tetangga Na yg pinter masak, jadi punya penghasilan krn sering diminta bantuannya membuat kue2 atau masakan tertentu oleh para tetangga. Atau ibunya temen Na yg order jahitannya ga pernah sepi. Semua dilakukan di rumah.

Kenapa ingin bekerja?
Terus terang, Na sendiri berkeinginan tetap bekerja meski sudah berkeluarga. Bekerja disini ga harus pergi ke kantor, yg penting bisa beraktivitas, nambah ilmu dan berpenghasilan :D.

Kata pak ustadz, uang suami adalah uang istri juga, sedangkan uang istri adalah uang istri :P. Artinya, dgn penghasilan Na sendiri, Na berkeinginan bisa membantu keluarga juga siapapun yg membutuhkan, atau belanja keperluan pribadi tanpa mengganggu keuangan rumah tangga, apalagi merepotkan suami ;).

Tapi bukankah dalam keluarga segala permasalahan bisa dibicarakan dan dikompromikan? Jadi ya... fleksibel aja mengambil keputusan untuk tujuan bersama (suami-istri) yg lebih baik :).

Bounce Out!

,
"Bounce Out is the best! I'm addicted to it like crazy!" - KC, kata seorang penggemar game Bounce Out di websitenya http://www.gamehouse.com/bounceout.

Blogger FamilySeperti juga Na, tapi ga sampe gila sih :P. Ruler gamenya yg sederhana dan unik, juga warnanya yg fresh bikin Na betah maeninnya. Ga perlu repot maenin kombinasi tombol sampe keyboard lecet dan rusak spt maen game perang2an atau miring2kan badan spt game balap2an. Game yg dimainkan tunggal ini terasa santai, tapi bisa panik juga lho :D.

"Click to line up similar balls in rows of three or more. Clear as many balls as you can before time runs out!"

Gampang kan?. Nah, tantangannya adalah disetiap level ada sejumlah kelereng yg mesti dikurangi (balls to go) yg semakin tinggi level semakin banyak pula balls to go-nya, padahal timingnya sama. Trus, ada juga kelereng berwarna hitam jadi penghalang yg tidak bisa dipindahkan yg akan mempersulit kemungkinan susunan. Dan serunya lagi, ada timer atau waktu yg menentukan berupa granat dengan sumbu panjang yg sudah menyala. Kalau kita lamban menyusun, semakin cepat sumbunya terbakar. Dan liat apa yg terjadi kalau granatnya meledak. Menyebalkan! :P

Selain itu ada indikator 'Move left' yg menyatakan berapa kemungkinan kelereng yg masih bisa disusun. Jika menunjukkan angka 1 (satu), siap2 aja pasang mata menelusuri kumpulan kelereng krn mungkin tersembunyi.

Kalau kita bener2 mentok atau blank, ga perlu khawatir krn tersedia tombol 'Panic' yg bisa diandalkan dalam keadaan darurat. Gunakan tombol ini dengan bijaksana, krn hanya berlaku satu kali. Kenapa nama tombol itu mesti panic?. Silahkan main, bloggers akan merasakan artinya. Oya, mo nambah panik? idupin aja sound-nya :D.

Blogger FamilyMenebar Bounce Out!
Pertama kali main, Na paling cuma nyampe level 5 dengan nilai ga lebih dari 100.000 point. Tapi sekarang udah mencapai level 14 dengan nilai tertinggi lebih dari 490.000 point. Na penasaran sama ending levelnya, soalnya ga abis2.

Game ini aman dimaenin di kantor, krn ada tombol pause-nya :D. Mo nyoba?, download disini. Sttt, ada versi barunya lho. Bounce Out Blitz ama Super Bounce Out. Pastinya lebih seru. Klo udah ada yg punya, Na pinjem ya :P.

Blogger Family, Feels Like Home

,
Blogger FamilyBergabungnya Na di komunitas Blogger Family (Blogfam) terjadi sembilan bulan lalu, bermula saat blogwalking Na melihat sebuah banner exchange yang simple dan cantik bertuliskan 'Blogger Family'. Na berkeinginan untuk meng-kliknya, dan ternyata menuju pada link forum Blogger Family.

Topiknya yg beragam, mulai info rumah tangga hingga teknologi membuat Na ga ragu untuk join saat itu juga. Lalu Na mulai menyapa para membernya di forum perkenalan, dan langsung mendapat sambutan bersahabat. Keramahan ini tetap berlangsung sampai saat ini. Welcome pada setiap blogger yang baru bergabung.

Sekian lama wara-wiri di Blogfam, Na merasakan banyak mendapat manfaat, juga belajar lebih untuk saling menghargai dan berbagi. Yang paling menyenangkan, dari ramainya diskusi yang berlangsung bisa mencetuskan ide-ide baru sebagai bahan tulisan. Diantaranya Na pernah menulis 'Butuh Tips Betah Di Dapur', 'Banner Exchange, Si Eye Catching' dan 'Blogger Family, Kehangatan Sebuah Keluarga'. Dalam menulis itupun, Na mendapat dukungan yang luar biasa dari teman-teman di Blogfam, terutama Founder dan Co.Foundernya. Terima kasih :)

Semua keistimewaan itu yang membuat komunitas Blogfam ini terasa berbeda. Komunitas ini Na rasakan sudah seperti keluarga. Feels like home deh :D. Ramah, bersahabat dan Insya Allah bermanfaat. Makanya waktu ada acara kopdar di Jakarta, 12 September 2004 lalu, Na bela-belain dateng meski Na yang 'kuper' ini bingung pergi sendirian ke Jakarta. Tapi sungguh, Na ga nyesel dateng. Seru dan pingin kopdaran lagi :D.

Satu tahun usia Blogfam saat ini. Ibarat seorang anak, usia itu baru mulai belajar berjalan. Tapi keberadaannya di dunia blog, sudah sangat dirasakan, khususnya oleh para membernya. Maka itu, harapan Na, semoga Blogfam tetap eksis dan semua rencana Blogfam ke depan dapat terwujud, sehingga dampaknya tidak hanya dirasakan para membernya tapi juga untuk kebaikan orang banyak. Amin..

Selamat Ulang Tahun yang pertama untuk Blogger Family tersayang ;).

Special Edition of 1'st Anniversary of Blogger Family

Nostalgia [Evie Tamala]

,
Dirimu bagaikan rembulan; Dimalam yang sepi; Purnama bersinar; Menerangi hati; Aku damba engkau bersemayam dihati; Walau dalam mimpi; Tetapi mungkinkah rembulan malam berpijak di bumi berdebu...
****

Mulanya sih pingin bikin puisi buat seseorang yg didamba, tapi yg muncul di kepala bukannya kata2 curahan, malah untaian lirik lagu 'Rembulan' dari Evie Tamala :D.

Btw, blogger tau Evie Tamala kan?. Dia salah satu pedangdut wanita lama yg Na suka suara dan penampilannya. Meski skr udah jarang muncul, tapi suaranya blum ada yg nyamain. Na ampir hapal semua lagunya krn pernah punya kaset karaoke The Best of Evie Tamala. Skr kaset itu dimana ya? :P. Rita Sugiarto, Eri Susan dan Ike Nurjanah juga bbrp pedangdut wanita yg Na suka suaranya. Khas.

Ga cuma keingetan lagu Rembulan, tapi lagu2 Evie Tamala lainnya. Beberapa yg pernah hits judulnya 'Slam'... Slamat malam duhai kekasih.. :P, 'Lilin-lilin Putih' juga 'Cinta Bukan Ketok Magic'.

Lagu lainnya yg melow tapi Na lupa judulnya melintas juga. Kumenangis.. menangisku karena rindu; Kubersedih.. sedihku karena rindu.. (kasian banget ya :D). Atau yg ini: Kekasihku.. aku rindu hangatnya pelukanmu.. Kekasihku.. aku rindu lembutnya belaianmu.. (tarik maaaang.. hehe).

Mo ngelamun tentang seorang buyar total, kalah ama Evie Tamala.. hehe.

Oya, Senin (6/12) besok, Blogger Family Ultah ke-1. Dan ngadain kompetisi posting terbaik yg isinya tentang Blogger Family. Ikutan yuk biar tambah meriah :D.

Have a nice weekend all ;).

One Day

,
from CorbisCuaca mendung, angin sejuk berhembus lewat jendela kamar yg sudah dibuka sejak subuh tadi. Nikmatnya klo tidurnya diterusin, adem dan bisa mimpi indah. Tapi inget kerja, duuh males bgt. Begitu inget ngeblog, langsung ambil handuk dan mandi! :P.

Proses dandanisasi berlangsung lancar, krn Dinda kecil masih tidur. Biasanya, terhambat krn kebanyakan ngeladenin dia :D. Beres, cium tangan my mom. Bismillahirohmanirrohiim... Na berangkat. Jalan menuju pangkalan ojek, Na nyapa ibu2 komplek yg beraktivitas untuk dapurnya. Belanja, metikin sayur sambil ngerumpi :D.

Saat naek ojek turun gerimis kecil, tapi Na ga buka payung. Menikmati aja krn ga bakal basah. Jalanan becek. Si abang ojek ngerokok. Duh asepnya kena muka. Na keganggu. Biasanya Na tegor, tapi kali ini biar deh, mungkin udara dingin jd dia perlu hangat sama rokok (?). Na tutup muka aja ama kerudung. Syukurlah, ga begitu lama, rokoknya dah dibuang. Thanks bang :).

Sampe di depan, Na mampir ke kios koran. Cari majalah rumah dan beli. Di jalan raya liat ada polantas. Tumben. Ini berarti ada tamu, pejabat atau kegiatan spesial lain yg bakal lewat. Bener aja, meski ga tau kegiatan apa, berpuluh-puluh pengendara motor berkaos sama melintas. Diikuti kendaran lainnya. Ambulance juga.

Asep rokok masih menghiasi di dalam bus. Si bapak depn Na dgn asyiknya mengeluarkan asap rokok. Si mbak yg duduk samping Na terbatuk-batuk kesel. Na tahan napas sambil merem. Parfum yg dipake hari ini berubah total jadi bau rokok :P. Naek dua cowok yg kayaknya anak kuliahan. Cakep. Na nyengir ga jelas. Bhusss!, asep rokok dateng lagi. Si mbak kipas2 pake buku tabungan BCA-nya. Na mulai batuk2. Ga keberatan sih ngerokok, tapi bisa ga ya asepnya khusus diisep sendiri :P.

Angin spt mengerti kekesalan Na dan si mbak. Asep rokok jadi berubah ke arah depan. Lebih bersyukur krn si bapak turun. Juga turun seorang cewek yg bajunya hmmm. Celana jeans ketat sedikit turun, dan kaos ketat sedikit naik. Bagian belakang kulit tubuhnya sedikit keliatan. Tukang ojek dan becak yg melihat bersuit-suit senang.

Bus ternyata ga langsung ke terminal. Artinya Na mesti turun dan jalan kaki sekitar 300m ke kantor. Ngeliat warteg langganan dah buka, Na beli untuk makan siang, krn klo dah di kantor males jalan ke luar. Nasi, sayur, tempe dan my favorite.. semur ati ayam!.

Sampe ruangan kantor, dua temen pejantan dah hadir lagi ngobrolin bisnis. Ikutan bentar, trus mulai di depan komputer. Ngecek kerjaan. Cek email sambil liat blog :P. Kerjaan lagi. Trus nulis 'One Day' ini :D. Cuaca masih mendung. Udara masih sejuk cenderung dingin. Keep smiling all :).

Cantik

,
from CorbisNgobrol di forum Blogger Family tentang upaya wanita menjadi cantik' dengan perawatan wajah, Na jadi inget kejadian yg menimpa Na lima bulan yg lalu.

Wajah Na menghitam. Protes, krn suatu zat yg pernah Na oleskan. Klo kata iklan sih, "Dinda, dulu kau seperti tersaput awan kelabu", tapi ini sih bukan kelabu lagi tapi awan gosong.. hehe. Sampe skr Na blum yakin akan zat ddari produk apa yg menyebabkan begitu. Yg jelas wajah Na yg ga ketutup jilbab, menghitam. Belang, luar dalem ga sama. Horor deh pokoknya :(.

Ini terjadi krn kesalahan Na sendiri. Dulu waktu kerja di klinik kecantikan, dan harus berhadapan sama orang banyak, Na rajin merawat kulit tubuh dan wajah. Begitu keluar dari sana, kerja tiap hari ketemu sama komputer doang, mulai deh malesnya hehe. Trus, mulai pake sembarangan produk yg harganya murah. Krn harga produk yg Na pake biasanya kan mahal, jd dananya mending dialihkan buat beli buku, majalah atau CD komputer :P.

Segala upaya juga Na coba untuk ngembaliin kondisi kulit wajah Na. Berusaha dan berdoa. Na nyoba dari masker bengkoang, ketimun, yoghurt, bedak dingin, teh hijau sampe amplas!.. hehe. Kesel juga sih. Pinginnya instant gitu, sekali oles atau tempel langsung 'abrakadabra!' bersih lagi :P. Pernah konsultasi ke dokter kulit, tanpa banyak ngomong, sang dokter cuma ngasih sederet resep produk yg harganya bujug deh. Nyerah. Na jadi enggan berkaca.

Ekspresi kaget liat perubahan wajah Na dari orang2 yg ngenal Na, jadi makanan sehari-hari. Na cuma bereaksi nyengir sambil jawab "iya nih muka Na lagi error :P." Sedih sih, juga malu, tapi mo bijimana lagi. Hikmahnya, Na jadi lebih pede sehari-hari keluar rumah. Na tetep mesti beraktivitas. Saat seperti itu, kerasa bgt klo Na berharap seseorang jangan melihat Na dari segi fisik, tapi pribadi... cieh! :D.

Alhamdulillah saat ini sedikit demi sedikit kulit wajah Na kembali ke warna aslinya. Na rajinin lagi pake perawatan standar, dibersihkan pagi dan malam trus pake krim pelembab sebelum tidur. Makan makanan sehat plus suplemen kulit. Istirahat cukup. Olah raga?... ntar deh hehe.. Doooh, mo cantik ga gampang ya :D.

November Rain

,
Payung lipat yg udah cuti berbulan-bulan, mulai kemarin mulai menjalankan fungsinya. Musim hujan mulai datang. Basah, dingin dan kelabu. Payung bercorak kotak-kotak yg harganya ga seberapa itu nemanin Na setiap hari. Dipake ga dipake tetep dibawa. Sedia payung sebelum hujan.

Air hujan baru datang minggu ini. Setelah berbulan-bulan terik tak terperi. Banyak mengeluh krn kepanasan. Tidak hanya tubuh, tapi juga jiwa. Ada emosi setiap hari. Di jalanan, di kantor, dimana-mana. Dan Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang meredam itu semua dengan air hujan. Suasana berubah menjadi lebih teduh. Adem. Seharusnya...

Pulang kerja kemarin, melihat langit sangat gelap. Abu-abu tua. Kelabu. Warna yg menyiratkan kemurungan. Rintik hujan berjatuhan. Bertetes-tetes di jendela bus, menghalangi pandangan ke luar. Tapi sama sekali ga mengganggu, krn mata, hati dan fikiran sedang merenung.

Berusaha sudah, krn Na tidak menutup diri. Berdoa untuk itu.. mungkin tidak seperti dulu, krn banyak yg Na fikirkan dan ingin dicapai yg bukan hanya memikirkan diri sendiri. Banyak yg perlu dibantu. Hanya sayangnya kebahagiaan orang2 yg Na kasihi ternyata bukan kebahagiaan yg Na rasakan. Bersebrangan.

Tapi tak apa. Itu tandanya mereka mengasihi Na dgn caranya. Ga ada keluhan. Tinggal Na yg harus lebih sering berdialog dgn Pencipta. Jalan apa yg terbaik untuk ditempuh. Sungguh, Na tidak ingin mengkhianti. Karena Dia tempat Na memohon pertolongan dan berserah diri selama ini. Yg Maha Tahu dan Maha Menentukan. I wish...

Don't ya think that you need somebody
Don't ya think that you need someone
Everybody needs somebody
You're not the only one
You're not the only one

Guns N' Roses

Haru dan Seru

,
Sholat Ied dan sungkem sama orang tua dan semua keluarga saat lebaran adalah saat yg paling haru, sekaligus bahagia krn Na dan keluarga masih dikasih kesempatan dan kesehatan Allah untuk saling maaf memaafkan juga instrospeksi diri. Kerasa banget artinya punya keluarga.

Trus, klo ditanya acara apa waktu lebaran kemarin yg paling seru, jawabnya adalah ritual saweran!. Keluarga besar kumpul, semua ponakan atau yg berumur kanak2 bakal kebanjiran rejeki. Mereka muter dapet saweran dari eyangnya, papah-mamahnya, bude-pakdenya, bulik-pakliknya juga dari keluarga lainnya. Rame banget. Na iseng nyumput, eh diabsen juga, sampe dikejar-kejar hehe.

Jadi inget jaman kecil dulu. Selain baju baru, hal yg paling ditunggu saat lebaran adalah saweran. Krn Na kecil dulu tinggal di kampung, uang saweran didapet dari para tetangga. Ngantri ama temen2 dari satu rumah ke rumah lain. Salim, trus dikasih, trus nyengir krn seneng :P. Selesai keliling, hasil saweran diitung rame2 ama temen. Hasilnya, dipake jalan-jalan ke pasar dan beli maenan atau apapun yg kita mau. Bahagianya :). Dan skr rasa bahagia Na krn bisa memberi sedikit kebahagiaan buat mereka.

Pengangguran Dadakan
Libur lebaran tahun ini memang dahsyat. Seminggu!. Jadilah Na berasa 'pengangguran dadakan' di rumah seminggu kemarin. Bergerak hanya untuk makan, tidur, nonton tipi, nonton pelm (vcd) ditambah kerjaan rumah biasa. Udah kayak Garfield deh :D. Sebulan puasa membentuk tubuh indah, setelah lebaran musnah sudah hehe. Baju2 serasa sedikit kekecilan :P.

Bersyukur sekali, Senin ini kembali beraktivitas, jadi ada kendali lagi, ada kerjaan lagi, ada acara ngeblog lagi :P. Seminggu libur kemarin, bbrp kali Na niat banget ke warnet klo pas keluar rumah, krn satu dan lain hal malah ga jadi. Cuma kepikiran aja soal ngeblog, tapi ga sampe depresi kok haha. Kalah ama ngemil kue2 lebaran :P.

Kembali Fitri

,
Bloggers yg baik,
Idul Fitri ini terasa istimewa krn Na punya temen2 dari dunia blog. Pertemanan kita di dunia maya sungguh aneh tapi nyata (*kayak acara tipi jaman dulu hehe..). Kita dipertemukan Allah melalui blog dan akhirnya saling mengenal lalu setiap hari akrab berinteraksi padahal belum bertemu wajah (*kecuali yg udah kopdaran kali yaa :D).

Dari interaksi baik melalui shoutbox, comment, chat atau e-mail (*plus yg epon2an) itu mungkin ada celah kealpaan atau kekhilafan tak disengaja dalam bersikap dan bertutur Na yg membuat goresan tak baik, sungguh Na memohon maaf sedalamnya.

Semua berkeinginan saat Idul Fitri nanti hatinya kembali bersih suci, penuh rasa kasih dan memaafkan. Untuk itu sekali lagi Na mohon maaf lahir dan batin atas segala kesalahan yg tak disengaja selama ini. Juga mohon maaf kalau tidak bisa mengunjungi satu persatu blog teman2 untuk bersilaturahmi sebelum lebaran ini krn terbatasnya fasilitas koneksi.

Insya Allah, kita bertemu lagi 22 Nopember 2004 nanti dengan membawa banyak cerita keriaan di Hari Fitri. Dan semoga Allah menerima amal ibadahku dan kalian semua (Taqobalallahu Minna Waminkum). Amin.

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1425 H"

Mudik, Sucikan Niat

,
Dihari ke-28 puasa ramadhan ini komplek tempat Na tinggal sudah mulai terlihat sepi. Tetangga satu blok byk yg udah ngosongin rumahnya untuk mudik, krn memang sebagian besar penghuni komplek adalah pendatang. Sebagai tetangga yg ga mudik, termasuk keluarga Na, maka secara ga langsung harus ikut menjaga amanat rumah2 tetangga yg kosong itu.

Mudik berasal dari kata 'udik' yg berarti kampung atau desa adalah fenomena menjelang lebaran dari masyarakat urban. Mudik atau pulang kampung seperti sudah menjadi keharusan dari mereka2 yg merantau, krn selama sebelas bulan mereka bekerja dan beraktivitas jauh dari sanak keluarga, maka saat ramadhan dan lebaran adalah moment yg tepat untuk melepas rindu dan menyambung silaturahmi di kampung. Fitri bersama keluarga.

Na sampe segede gini ga pernah jauh dari ortu, jd ga pernah mudik :P. Tapi pernah tahun 1999, pake mobil sewaan kami sekeluarga merasakan perjalanan mudik krn ingin berlebaran bersama embah di Solo. Sebuah perjalanan yg seru sekaligus melelahkan juga riskan. Tahun segitu sarana dan prasaran jalan di jalur pantura blum spt sekarang, meskipun saat inipun msh banyak kekurangannya dlm hal kondisi jalan dan lingkungan untuk kenyamanan perjalanan para pemudik.

Perjalanan waktu itu sudah direncanakan tiga bulan sebelumnya, dari mulai dana, kendaraan, rute perjalanan, barang bawaan sampe acara apa saja yg dilakukan di Solo nanti. Tapi yg lebih penting adalah kondisi tubuh masing2 yg mesti fit, terutama sang supir. Prinsip kami biar lambat asal selamat, krn wuih! penuhnya kendaraan dgn rute dan tujuan yg sama (arah jawa tengah dan timur) klo ga sabar bisa bikin stres. Kami sering berhenti untuk beristirahat, kepentingan sang supir juga. Saat jalan, biasanya kami berkonvoi dgn mobil2 dari daerah yg sama (berplat mobil sama) agar bisa saling bantu jika terjadi sesuatu. Sering ngambil jalur2 alternatif krn ga tahan macetnya jalur pantura yg berjam-jam itu.

Mudik adalah gerakan nasional akbar setahun sekali di negara tercinta ini. Karena akbar atau kolosal, maka banyak yg mengatakan resikonya juga cukup besar. Tidak hanya kehilangan harta benda tapi juga nyawa!.

Sabtu kemarin sekitar pukul 13.00 WIB, seorang teman SMA Na meninggal dunia krn mobil bus Armada Jakarta - Merak yg ditumpanginya kecelakaan di jalan tol. Dyah Elly Marmitaningtyas, anak semata wayang yg menjadi tulang punggung keluarga itu sudah tiada saat berencana pulang untuk berlebaran bersama orang tuanya di Serang. Saat Na dan seorang teman mengunjungi rumah duka Senin siang kemarin, ga kuasa menahan haru mendengar cerita dan kesedihan orang tua yg masih shock krn kehilangan anak yg sangat membanggakannya. Semoga Allah menguatkan hati orang tuanya, dan menerima segala amal ibadah dan kebaikan almarhum.. amin.

Buat temen2 blogger yg berencana mudik, hati-hati selama perjalanan pastinya mejadi prioritas utama. Pesan Na, perbanyaklah dzikir dan berdoa selama perjalanan dan sucikan niat berlebaran bersama keluarga. Met mudik ya :).

My Linkware III

,
Colorful Day Bring You to Brightness of Life :D

Just Relax

Sweet

Random Blue

Cerita Akhir Pekan

,
Weekend kemarin padat acara :D. Puasa jadi terasa lebih berat dari hari2 biasanya. Tapi sangat bersyukur, sehingga saat berbuka jadi sangat sangat sangat nikmat.. hmm ;).

Buka Bersama
Hari Kamis, Na buka puasa bareng temen2 cewe di tempat kerja Na yg lama di Cilegon. Salah satu temen Na itu lagi hamil muda, ngidam pingin makanan khas Serang 'Ketan Bintul'. So, pulang kerja Na beli Bintul dulu di Serang dan langsung ke Cilegon. Seneng banget ketemuan sama mereka lagi, ngobrol ngalor ngidul, cerita anak dan suaminya. Na cuma bisa nyengir :D.

Jumatnya, buka bersama temen2 sekantor di RM Padang. Krn kerjaan kami banyak hari itu jadi nyampe di RM Padangnya lima menit sebelum buka. Akhirnya pesenan kami telat semua. Buka cuma sama air teh, trus sholat dan langsung makan. Na pesen es kelapa muda, sejam ga dateng, ga taunya abis.. hiks.



Berbagi
Ditemenin Dian, ponakan Na yg kelas satu SMA, Sabtu kemarin Na ke Merak. Ke tempat anak, cucu dan cicitnya Emak, pengasuh Na yg udah meninggal. Na dan keluarga memang niat berbagi sama mereka menjelang lebaran. Insya Allah bermanfaat. Amin.



Disana Na, Dian dan cicit2 Emak sempet maen bekel. Ternyata Na masih okeh lho maennya hehe. Jadi inget masa kecil dulu :D. Model permainannya masih sama, ada istilah nengkarak, nangkub, naspel, juga nonjol. Tapi ada yg baru, 'tukang sate'.. hehe, aneh ya :P.

Shopping
Pulang dari Merak, Na janjian ama Sulis, sahabat Na yg ngidam Bintul itu, untuk nemenin dia shopping ke salah satu mal di Cilegon. Tapi endingnya malah dia ga beli apa2. Bawaan orok kali ya :P. Serunya lagi, selama keliling2 di mal, kami banyak ketemu temen2 SMA. Jadi kayak reuni :P.

Kerja Bakti
Minggu adalah hari kerja bakti. Nyuci baju, ngepel juga beberes rumah krn bbrp hari lagi keluarga kakak2 mudik. Bahagianya bisa ngumpul, cuma ya itu.. ponakan yg imut2 dan lincah kian kemari itu bisa bikin rumah semarak sekaligus berantakan hehe..

Rumah

,
Rumah adalah salah kebutuhan yg sangat penting bagi setiap orang, krn menurut Na rumah merupakan tempat bernaung juga beristirahat setelah beraktivitas di luar seharian. Maka itu banyak orang yg membangun rumahnya senyaman dan seindah mungkin, agar betah dan relaks di dalamnya. Tapi ga semua orang dapat membangun rumahnya sesuai impian dan keinginannya. Karena memang, butuh kerja keras dan biaya besar untuk itu.

Na pernah ikut ngerasain repot dan pusingnya bangun rumah. Pertama, rumah keluarga KPR BTN tipe 21 asli. Dibangun sedikit demi sedikit dengan memperluas kesisa tanah trus ke atas. Udah bagus, dan Na sampe punya cita2 klo punya rejeki biar Na yg beli rumah keluarga itu, krn Na udah ngerasa betah dan ngerasain susah dan senangnya di rumah itu. Tapi, karena suatu hal, rumah itu mesti dijual cepat dan kami sekeluarga pindah.

Kedua kali, rumah yg sekarang, bangunan yg baru 50 persen jadi awalnya. Lantainya masih tanah, internit belum ada, blum dicat, genteng baru separo.. menyedihkan. Semua mesti mulai dari awal. Ngerasain lagi gotong royong bangun rumah. Setelah dua tahun nempatin, alhamdulillah rumah baru ini selesai. Sementara. Krn masih ada cita2 bersama untuk bikin teras joglo :D.

Impian Na sendiri tentang rumah, pingin punya rumah mungil yg unik, minimalis dan nyaman. Berhalaman luas, ada gazebo, musholla di luar rumah dan punya skylight di atas rumah untuk menikmati bintang :). Na memang sangat tertarik dengan segala hal tentang rumah. Semua informasi pernak-pernik rumah selalu Na ikuti. Di majalah, tabloid sampe tipi. Dulu pernah ada acara impor dari Kanada, namanya 'Real Room' yg Na suka banget. Seorang arsitek, ahli tukang kayu dan interior designer bekerja sama 'menyulap' sebuah ruangan biasa jadi luar biasa atas keinginan pemiliknya dgn bahan2 yg ada dan dana yg terbatas.

Nah sekarang acara itu diadaptasi oleh sebuah production house di tanah air jadi acara berjudul 'Bedah Rumah' yg ditayangin setiap Sabtu jam 11 siang di salah satu stasiun tipi. Menarik, krn yg mendapatkan keberuntungan rumahnya direhab adalah mereka yg kurang mampu, tapi punya cita2 dgn menabung sedikit demi sedikit untuk membangun rumahnya.

Menariknya lagi acara ini, pengerjaan merehab rumah target hanya memakan waktu 12 jam!. Selama waktu pengerjaan itu si pemilik rumah beserta keluarganya akan 'diungsikan' ke hotel dan dijamu layaknya tamu istimewa. Tim bedah rumah sendiri terdiri dari seorang arsitek, seorang interior designer dan 15 tukang2 ahli. Hasilnya tidak mengecewakan. Bisa membuat menangis bahagia bagi pemiliknya yg beruntung.

Bagaimana dgn impian blogger tentang rumah dan pendapatnya dengan tayangan spt ini? :D

Ultah Dinda

,
Minggu, 31/10 kemarin salah satu ponakan Na ulang tahun. Namanya Dinda, yg berumur 4 tahun. Sebagai rasa syukur, diadakan syukuran dengan mengundang teman2nya.



Acaranya sekaligus buka puasa bersama untuk keluarga Na juga keluarga temen2 kantor dan bos Na. Jadi ceritanya bundanya turut mengundang :P.



Setelah syukuran selesai dan tamu2 pulang, Na kebagian cuci piring dua bak, nyapu, ngepel dan beberes rumah... hiks. So hari ini masih kerasa capek bgt dan ngantuk berat. Hoaammmm.. Met ultah Dinda sayang..

Gula Semut Aren

,
Diikutsertakan dalam pengerjaan video shooting proyeknya Suhu, Na seneng banget (baca postingan 'Pengisi Suara' di bawah :D). Krn, Na dapetin pengalaman dan ilmu baru. Apalagi kemaren Na diajak langsung ngeliat proses pengambilan gambarnya, yaitu ke salah satu sentra produksi gula semut aren di daerah Rangkasbitung Lebak. Sebenernya, selain di Rangkas, sentra produksi gula semut aren untuk wilayah Banten ada juga di daerah Malingping. Kata Suhu sih, di Malingping udah didata.

Setelah dapet ijin dari kantor, jam 12 siang Na, Suhu dan temennya yg bawa mobil meluncur ke wilayah selatan Banten. Sekitar satu setengah jam perjalanan, dan setelah tanya sana-sini, nyampelah kami ke tempat yg dituju. Ga pake prosedur ini itu, si bapak yg berwenang di Koperasi Sentra Produksi Gula Semut Aren membantu dan mempersilahkan kami mengambil gambar proses pembuatannya. Dari mulai penjemuran, penggilingan, penyaringan, pengeringan (pake oven) sampai pengemasan.

Banyak data yg mengejutkan bagi Na dari produksi gula semut aren ini. Terus terang Na baru tau ada gula semut aren :P. Ternyata hasilnya hanya dijual di supermarket dan untuk ekspor!. Salah satu supermarket yg pesan langsung adalah Hypermarket Giant dari Malaysia yg sedang ngembangin sayapnya di Indonesia. Untuk ekspor, kata si bapak, Jerman dan Jepang yg paling banyak pesan. Dan selama bulan puasa ini, permintaan meningkat.

Kenapa disebut gula semut?. Biasanya gula aren bentuknya spt setengah batok kelapa (cetakan). Trus gula aren tadi dihaluskan sampai butirannya lebih halus dari gula pasir. Klo diliat hasil akhirnya jadi kayak pasir rumah semut, makanya disebut 'gula semut'. Dan sebagai pemanis, gula semut aren ini lebih hygienis dan sehat dibanding gula tebu atau gula merah biasa (gula kelapa). Apalagi kadar airnya setelah pengeringan hanya tinggal 0,4%. Prosesnya dari mulai penyadapan nira (getah pohon aren), pemasakan sampai jadi gula aren sangat alami dan masih dilakukan secara tradisional. Soal rasa dan kualitas ga kalah kok. Lebih legit dan harumnya khas banget. Harum ini didapet dari saat penyadapan, nira dicampur dengan air remasan bunga pohon mara.

Setelah dirasa cukup gambar dan informasi yg didapet, kami langsung pamit dengan oleh2 gula semut aren tentunya hehe.. Ternyata hasilnya ada yg sudah dicampur jahe lho, jadi bisa langsung jadi minuman hangat getoh :D. Perjalanan pulang, kami ngambil jalur yg beda dari berangkat tadi. Klo berangkat dari arah Serang-Pandeglang-Rangkas, sedangkan pulang arah Rangkas-Petir-Serang. Jalur pulang lebih deket, tapi... jalannya 'indah' banget alias penuh lubang bin rusak. Biar ga terlalu capek, kami sering brenti, terutama klo ngeliat sesuatu yg menarik untuk dibeli. Na nyari alpukat, tapi ga dapet :(. Suhu mborong timun suri, temennya malah nyari nasi padang!!. Sekitar jam 16.00 WIB kami nyampe Serang dan Na mesti kembali ke kantor krn kerjaan dah nunggu.

Ada yg mau pesen gula semut aren? hehe..
btw, foto2 menyusul :P

Pengisi Suara

,
Kehadiran 'Suhu' di kantor dua hari yg lalu bisa buat Na punya pengalaman baru yg menyenangkan. Kak Dri yg Na panggil 'Suhu' ini bersama temannya dan bos Na sedang punya proyek bikin video shooting ttg sentra produksi di wilayah Banten, yaitu produksi emping melinjo, lebah madu dan gula aren. Oya, Kak Dri Na panggil 'Suhu' krn dia yg secara langsung mapun ga langsung banyak ngajarin Na ttg ilmu komputer, dari mulai software juga hardware.

Suhu cerita, saat ini proyeknya sedang tahap editing dan pengisian narasi. Krn Suhu tau banget Na sangat tertarik bidang teknologi spt ini, dia ajak Na ngeliat prosesnya. Bahkan nawarin Na sebagai pengisi suara untuk narasinya. Wow! :D.

Akhirnya, dah dua hari ini setiap pagi Na ke tempat Suhu untuk ngisi suara narasi 'produksi gula aren', sekaligus ngeliat proses editing videonya. Untuk proses ini, Suhu pake software Pinnacle Studio, yg ternyata sangat user friendly banget. Jadi video dari Handycam J-VC di transfer ke komputer dan diolah di Pinnacle, dari mulai capture gambar, editing sampe merekam suara. Hebohnya, Na ga cuma tinggal baca narasinya, tapi diminta bikin draftnya dulu. Weleh.. tapi seru sih :D. Kebiasaan sehari-hari pake bahasa prokem, giliran nulis narasi kan mesti bahasa Indonesia yg baik dan benar sesuai EYD, bingung deh nyari persamaan kata kenceng/penggorengan, juga kata mencocol.. ihhh!.

Na beryukur dapet pengalaman sekaligus ilmu baru. Dan ternyata ga sulit lho bikin video sederhana. Teknologi sekarang semakin mudah digunakan bahkan untuk newbie sekalipun. Tinggal klak-klik aja, jadi deh :D.

Lucu juga ngedengerin suara sendiri, yg ternyata merdu juga lho hehe.. (*kaburrrr!). Sedikit kesampean keinginan pengen jadi penyiar radio juga pengisi suara iklan :D. Klo jadi dubber?. Mau, ngisi suara Sinchan hihi. Penyiar radio? ga salah Na? ngomong aja susah! :P.

Warna

,
Tulisan kali ini membuktikan bahwa seorang Na kadang tidak focus dalam mengerjakan sesuatu. Suatu kelemahan diri yg kadang kala ada bagusnya juga.. lho?. Jadi begini, sejak seminggu lalu Na punya kerjaan (niat sendiri sih) mo ganti design web yg Na dan temen2 kelola krn mulai tahun depan ganti MoU. Tapi Na bingung bin resah sama pemilihan warna webnya. Kayaknya udah dicoba byk kombinasi tapi ngerasa lom pas. Mungkin otak Na lagi jenuh aja.

Sampai akhirnya hari ini Na cari artikel ttg 'color scheme' bahkan nyari perpaduan warna secara online. Nemu dua website, yg pertama ColorMatch.dk yg bisa bantu ngasih hasil kombinasi 6 warna dari warna dasar yg kita pilih. Yg kedua wellstyled.com, lebih lengkap nampilin kombinasi warna2 mulai monokromatik, contrast sampe analogic dalam warna default, pastel hingga pale. Kuduanya bisa dijalankan secara offline.

Terus terang selama ini Na menentukan pilihan warna dlm mendesain hanya berdasarkan cita rasa sendiri, 'enak dipandang' tanpa teori, tanpa makna. Tapi rupanya, menset warna dlm desain ada ilmunya. "Untuk mencapai design warna yang efektif, bisa dimulai dengan memilih warna yang bisa merepresentasikan tujuan dari situs Anda. Pallet warna yang anda buat sebaiknya cocok dengan pribadi dan tujuan dari situs Anda." tulis artikel di www.toekangweb.or.id. Disitu juga dijelaskan makna dari bbrp warna, baik arti global sampai arti menurut budaya atau negara tertentu. Beda negara bisa beda dlm mengartikan suatu warna.

Pikiran Na trus berjalan, pingin tau arti warna sesungguhnya dan kenapa warna punya peranan yg cukup penting dalam desain. Menurut Andi S. Boediman seorang penulis buku Photoshop Special F/X, Warna adalah salah satu elemen yang paling kuat untuk di-recall karena warna sangatlah emosional daripada bentuk. Oleh karena itu gunakan warna sebagai atribut yang paling awal untuk didefinisikan. (posting di www.antiklimaks.com).

Lebih menarik lagi, "Warna adalah jiwa desain. Warna menciptakan kesan mendalam dan mudah tertangkap mata. Warna juga bisa mempengaruhi suasana hati manusia dan menciptakan suasana ruang, apakah tenang atau menggugah, aktif atau pasif, ceria atau sedih, maskulin atau feminin. Warna pun dapat dimanfaatkan untuk menipu mata, apakah luas atau sempit, tinggi atau rendah, dekat atau jauh. Warna juga dapat digunakan untuk menutupi proporsi yang kurang bagus." (dikutip dari artikel grya di www.suarakarya-online.com).

Lalu Na jadi pingin tau lebih, bagaimana manusia bisa mengenal dan melihat warna?. Mulai ga fokus sama kerjaan kan? :D. Ini berarti, waktu online jalan terus hehe. Browsing and searching. Kali ini Na dapat "Cita Rasa Seni Warna Ilahi" tulisan Harun Yahya. Bersyukur bisa didownload. Bisa jadi bacaan yg bermanfaat, Insya Allah :).

"Sebagian besar orang mungkin tidak pernah berpikir tentang betapa beraneka warnanya dunia tempat hidup mereka atau bertanya-tanya dalam hati bagaimana warna yang beraneka ragam itu ada di bumi ini. Mungkin mereka juga tidak pernah berpikir seperti apa jadinya jika ada sebuah dunia tanpa warna. Hal ini disebabkan karena setiap orang yang dapat melihat dilahirkan ke dalam dunia yang penuh warna." (Harun Yahya).

Tugas dan Cinta

,
Na baru beli blender sebelum puasa kemaren (*hari gini baru punya blender!?). hehe, biarin :P. Na beli blender krn ibu Na lagi pingin bgt ngejus buah. Melon, Mangga, Timun Suri, Jambu biji sampe Wortel udah jadi korban blender baru.

Nah ceritanya sejak sabtu kemarin, ibu Na 'ngidam' ngejus buah labu kuning. "Enak lho Na, sebagian dibuat kolak, sebagian lagi dijus. Nanti kamu cari ya?." Ocre mom, apa sih yg ga buat my mommy :).

Sebenernya Na selalu liat buah labu kuning ini dijual di pinggir jalan yg Na lalui setiap berangkat kerja. Tapi bbrp hari ini Na slalu pulang sehabis maghrib, jadi ga bisa mampir tuk beli krn dah tutup jualannya. Maka setiap hari juga secara ga langsung Na 'ditagih' ibu. "Klo nanti beli labu kuning itu cari yg warnanya kuning cerah ya Na," hari minggu. "Pilih labu kuningnya yg ringan, itu brarti dah tua jadi kadar airnya dah ga banyak," hari senin. Na cuma nyengir :D. Iya deh, besok mesti dapet si labu kuning idaman my mom, janji Na.

Bener aja, selasa kemarin berita2 dah beres jam empat sore lebih, so Na bisa langsung upload dan selesai sekitar jam 5-an. Cabut!, meski msh pingin ceting.. hiks! :P. Na atur rencana rute angkutan menuju lokasi labu kuning. Mesti naek angkot dua kali. Dan ternyata rute angkot pertama dapet halangan. Macet!. Kayaknya semua orang berebut pingin nyampe rumah sebelum maghrib buat buka puasa, jadilah byk yg ga sabaran, maen serobot jalur akhirnya macet total. Alhamdulillah ada para polisi yg ngatur, meski lama tapi bisa keluar jg dari kemacetan. Udah jam enam kurang sepuluh menit belum ganti angkot, duuhh.

Ternyata supir angkotnya berbaik hati mo nganterin Na sampe ke lokasi penjual labu kuning (*bayar doubel sih :P), tapi... udah tutup. Huaaa!. Masak pulang dgn tangan hampa lagi :(. Yo wes, Na niatin besok pagi Na harus mampir beli dulu, artinya si labu kuning bakal dibawa-bawa ke kantor :D. Mo gimana lagi. Trus Na ganti angkot tuk pulang. But wait a minutes, sekitar 10 meter dari naek tadi, Na melihat sesuatu. Kirrrreeyyy! Na teriak spontan. Ciiiiittt! angkot brenti mendadak. Yah kelewat.. Abis bayar, Na jalan semangat 45 menuju buah warna kuning yg kinyis2 itu. Alhamdulillah, ternyata bener labu kuning!. Duh pingin deh Na peluk penjualnya, sebagai rasa terima kasih (weeeww!! :P).

Na ngobrol bentar ama penjualnya sambil milih buah labu yg paling cantik, bersih, kuning dgn ukuran sedang :D. Kata si mamang, buah labu ini dia dapet dari daerah Pandeglang sana. Jauh juga, tapi Na tetep nawar hehe. Setelah bayar, Na pulang dgn riang gembira. Di angkot, udah waktunya buka puasa, temen seperjalanan rupanya bawa bekal, ada yg minum juga makan. Na engga, krn emang ga puasa (*dispensasi wanita :D) juga ga bawa bekel. Mosok mo ngunyah labu kuning :P.

Sampe rumah, ngeliat Na bawa buah idaman, Na disambut my mom seperti pahlawan hehe. Na ikut seneng, tugas selesai demi seseorang yg Na sangat sayangi :). "Besok, kamu cari alpukat ya Na, kayaknya enak nih ngejus alpukat," kata ibu Na. What??, blum musimnya kan?.

Dengki, Iri Hati, Kompetisi

,
Dua orang manusia seprofesi yg bersahabat dekat. Udin dan Midun. Seiring sejalan, melalui suka dan duka. Seiring berjalannya waktu, sedikit demi sedikit Udin mendapatkan banyak nikmat, harta dan kedudukan. Nikmat yg Udin raih tak lain karena ilmu yg dimiliki dan kerja kerasnya lebih dari Midun, sahabatnya. Dan tentu saja Allah sudah berkehendak, diberinya nikmat untuk Udin atas jerih payahnya selama ini. Sebagai sahabat, penerima nikmat, Udin pun selalu berbagi kepada Midun. Tak ada yg berubah.

Hingga suatu saat, Udin mendapat musibah profesi dan butuh bantuan Midun. Tapi Midun tak datang menolong, justru ia menjauh. Udin berjuang sendiri. Dan sejak musibah itu, Midun mulai jalan bersebrangan dengan Udin, bahkan terang2an bersama teman2nya yg lain menohok Udin, membuat laporan menjerumuskan ke atasan. Udin mendapat "warning" dan harus pindah tugas. Udin pasrah dan instrospeksi diri. Tapi Udin tetap tak mengerti mengapa sahabatnya Midun berbuat setega itu kepadanya.

****

Dengki atau hasad adalah apabila kita merasa sangat tidak suka jika seseorang memperoleh nikmat. Dan kita berusaha keras agar nikmat itu hilang darinya dan kita yg memperolehnya. Hukumnya dosa!.

Iri Hati atau ghibtah adalah jika kita tidak benci apalagi menginginkan nikmat yg didapat seseorang hilang darinya, hanya saja sebagai manusia biasa kita juga pingin agar memiliki nikmat yg sama. Walaupun tidak dosa, tapi klo dipelihara sifat ini bisa jadi penyakit hati.

Kompetisi atau munaafasah adalah jika kita juga ingin mendapatkan nikmat yg sama dengan seseorang yg lalu kita upayakan dengan bersaing secara sehat. Sikap ini lebih diharapkan, meskipun tetap harus juga punya jiwa sportif.

Sumber : Bahaya Hasad dan Cara Mengubatinya

****

Na lagi sedih, krn ilustrasi Udin dan Midun di atas sedang menimpa orang yg Na kagumi dan hormati. Semoga Allah memberikan kesabaran dan limpahan pahala yg lebih baik pada bapak, dan orang2 yg mendengki bapak dibukakan hatinya untuk taubat. Amin...

Nabi SAW, sabdanya: Janganlah kamu saling membenci, dan janganlah kamu saling memutuskan silaturrahim, dan janganlah kamu saling berdengkian (hasad), dan janganlah kamu saling membelakang (tidak berteguran), jadilah kamu sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara. (H.R Bukhari dan Muslim)

Munggahan

,
Insya Allah Jumat (15/10) esok, bagi ummat muslim tanah air adalah hari pertama puasa bulan Ramadhan. Ini berarti nanti malam akan dimulai sholat tarawih dan makan sahur yg pertama.

Masing2 ummat mempersiapkan diri untuk menyambut Ramadhan kali ini. Mulai persiapan secara lahir juga batin. Misalnya aja Na sendiri, bersilaturahmi dengan keluarga, saudara, juga teman2, baik lewat telpon, sms, blog :D atau berkunjung langsung. Saling memaafkan dan berdoa untuk kelancaran dan keberkahan Ramadhan tahun ini. Amin :)

Istilah persiapan menyambut Ramadhan di kota Na tinggal, Serang, adalah "Munggahan". Na ga tau sejarahnya mengapa ada istilah spt itu. Kata Munggahan sendiri berasal dari bahasa jawa Serang 'Munggah' yg artinya 'Naik'. Dan untuk masyarakat asli disini, saat Munggahan mereka akan masak lebih banyak seperti ketupat dan makanan khas lainnya, lalu dibawa ke Mesjid untuk disantap bersama-sama. Setelahnya dilanjutkan dengan doa-doa hingga tiba waktunya sholat tarawih. Makanan selebihnya, disantap saat sahur pertama.

Untuk persiapan itu, maka pasar2 tradisional atau supermarket terlihat ramai hari ini. Para ibu dibuat sibuk memasak yg lain dari biasanya menyambut sahur pertama. Di Mesjid2 juga mulai terlihat kesibukan para pengurusnya yg membersihkan, menggelar karpet di luar mesjid kalau2 jamaah berlimpah saat minggu pertama Ramadhan :D, mengatur jadwal imam dan ceramah setiap malamnya dll.

Na dan kakak ce yg bagian 'dapur umum' sepakat masak tempe oseng sandung lamur yg resepnya ada di Tabloid Nove minggu ini. Kayaknya yummy dan simple aja. Ga tau deh besok, sahur kedua dst, mungkin mie instant atau telor goreng? hehe.

Cerita Kopdar
Kemarin Rabu, sekitar jam 13.00 wib, Na jadi ketemuan sama Aal (sori ga pake dokumentasi :D). Cowo yg baru tiga bulan punya blog ini critanya ambil cuti dan pulang ke Serang dari tempat kerjanya di Maluku. Aal memang tinggal lama di Serang, walaupun kampung halamannya di Sumatera sana. Saat ketemuan itu Aal ditemani kawannya Adho.

Padahal blum lama Na ama Aal saling kenalan lewat blog dan krn kebetulan dia cuti pulang, begitu ketemuan kesannya kayak kawan lama aja. Atau sok akrab kita berdua ya Al :P. Tapi menurut Na itulah hebatnya weblog. Lewat tulisan di blognya, berasa kita kenal lebih jauh sama seseorang dari hanya sekedar chatting. Dan bahan obrolanpun lebih banyak. Dari cerita tentang tulisan masing2, sejarah ngeblog, bahkan ngerumpiin temen2 blog lainnya, terutama 'emosi jiwa' fans club (Rio, Wisa, Doel, Gusye, Adhy, Rommy juga Bowo) hehe.

Rencananya Aal balik ke Maluku ntar Jumat. So titi dj ya Al, makasih atas obrolan dan keramahannya, juga jus wortelnya :D. Insya Allah, ntar Lebaran klo balik liburan ke Serang, kita ketemuan lagi hehe.

Kumpul Keluarga

,
Rencana jadi bangsawan (bangsa tangi awan = orang bangun siang) di Sabtu yg ceria kemarin gagal total. Krn jam tujuh pagi dah dapet telpon dari mamanya Damar, kakak ipar Na, tuk bantuin masak di rumahnya. Rencananya setelah Isya hari itu ada acara syukuran memberi nama untuk Damar.

Sampe di rumah Damar sekitar jam sembilan pagi, dah ada kakak ipar Na yg lain, mamahnya Dinda, yg lagi sibuk nyuci potongan ayam. Abis berhaha-hihi bentar, Na ganti baju 'perang' dan langsung dapet bagian ngirisin tempe. Menu syukuran kali ini nasi uduk, tempe kering manis, ayam bakar, perkedel, lalap, sambel plus krupuk. Yummy! :D. Iya klo dah mateng, tapi ngeliat mentahan semua gitu, sebel juga hehe.

Ga brapa lama, dateng sepupu Na, anaknya Bu lik. Trus kakaknya mamahnya Damar, Teh Nina si 'pemegang kunci' masakan. Teh Nina ini jago bgt masak, makanya klo ada acara keluarga sering kebagian bikin bumbu dan sistematis masak. Klo Na dan lainnya sih bagian penggembira aja :P.

Siangnya, kakak dan adiknya mamahnya Damar yg dari Sukabumi juga datang. Para pejantan, alias suami2 kebagian beberes rumah, itupun sore hari. Saat para wanita masak, dilarang mendekat :D.

Obrolan khas wanitapun menghiasi hiruk-pikuknya dapur umum. Dari mulai yg berbagi tips diet dgn ga makan malam juga rajin fitness, atau pengalaman kerja di Saudi yg penuh dgn duka dan duka.. lho??, atau cerita tentang anak, suami, tetangga dll. Sedangkan Na?. Siaran ulang "tragedi ojek di rabu malam yg kelam" hehe. Abis mo cerita weblog, ga ada yg ngeh :P.

Pernikahan, bukan cuma menyatukan individu suami dengan individu istri, tapi juga individu lainnya, yaitu dua keluarga. Seperti jg syukuran kemarin, dua keluarga berkumpul untuk saling membantu, silaturahmi dan memberi doa keselamatan untuk anggota keluarga baru, Damar. Na bahagia :).

Acara masak-memasak hari itu juga semakin semarak krn listrik padam sejak pagi. Kabarnya sih sampe sore. Ini berarti bikin bumbu ayam bakar 100 potong dan sambel sebaskom mesti diulek! (ga bisa pake blender). Na pun ambil tindakan, "eh maaf, tangan Na baru aja dimenicure, jadi untuk urusan ngulek bumbu dan sambel Na serahkan pada senior aja." Huuuuuuuuuu!! penonton kecewa.. hehehe.

Ojek

,
Dulu memang Na anti naik ojek, dalam arti akan milih naik angkutan umum lain selain ojek. Alasannya krn ngerasa ga nyaman dan khawatir aja boncengan naik motor. Serem gitu. Tapi setelah pindah rumah, dan hanya ada ojek satu2nya transportasi yg bawa Na pulang sampe rumah (dari jalan raya ke rumah), Na pasrah dan jadi terbiasa naik ojek. Dua tahun ber-ojek ria. Penuh suka duka... (cieh!).

Sukanya, dari naik ojek itu, Na dapet informasi uptodate tentang lingkungan tempat Na tinggal atau obrolan lainnya. Kadang dapet tukang ojek yg kayak penyiar radio, ngoceh mulu. Cerita di kampung sebelah ada ibu yg gantung diri karena bla bla bla. Di Polsek depan abis ada tukang jegal ojek ketangkep dan babak belur. Lapangan bola kampung anu jadi rebutan antar warga dsb. Ngobrolin negara ga ketinggalan. Sampe Na tercengang-cengang krn kadang2 tukang ojek udah kayak tim suksesnya capres atau pengamat politik sekelas Eep Saefullah :D. Atau curhat!. Soal statusnya yg cuma sebagai tukang ojek. Yg bujangan ga pede cari cewe, yg dah rumah tangga ngerasa ga cukup nafkahi anak-istri. Bingung juga sih, Na blum bisa ngasih solusi :D.

Mengenai dukanya, kadang pura2 ga punya receh lima ratusan, jadi Na dgn terpaksa mesti ngongkos 2000ribu sekali jalan. Klo keseringan kan, bisa merusak tatanan keuangan bulanan dong :P. Jadi tukang ojek mesti profesional juga kan? hehe. Padahal sih klo kondisi tertentu spt dah malem atau hujan becek, Na senang hati ngongkos lebih.

Kadang terjadi juga kondisi tidak menyenangkan, klo si mamang ojek beraroma 'something bad'. Bisa sepanjang jalan Na nahan napas atau bernapas dari mulut. Duuuuhhh!. Mo ditegor gimana coba? :P. Kondisi nyebelin lainnya klo ngojek sambil ngerokok. Seperti ini sih Na akan negor dan minta ngerokoknya ditunda dulu. Biasanya mereka mau ngerti :).

Dan Rabu kemarin pukul 18.00 WIB terjadi peristiwa bersejarah berojek-ria dalam hidup Na. Pada kondisi jalan menukik turun, Na jatuh dengan indah bersama ojek dan mamangnya. Gubrakk!! (ini suara sesungguhnya dari tiga benda jatuh dengan keras). Indah, karena Na jatuh telentang. Bibir jontor, kepala benjol, sikut kanan luka, dompet ilang, hp rusak.... ?. Hehe, ga ding terlalu hiperbola. Alhamdulillah Na baik2 aja, meski emang bibir indah ini sakit banget krn terantuk gigi sendiri. Kepala memang terbentur aspal jalan, walau ga keras, tapi lumayang pening juga. Tangan kanan kerasa perih, meski ga tau luka sebelah mana. Yg jelas bersyukur ga ada darah mengalir...

Jalanan masuk ke komplek rumah Na memang ga bagus. Sudah rusak parah tepatnya. Setiap kendaraan yg kesana selalu mengeluh. Tapi ngga ada gerakan apa-apa dari masyarakat sekitar, apalagi pihak kelurahan. Jadilah Na pelengkap penderita saat itu. Rupanya si mamang berusaha menghindari sebuah batu, tapi telat. Akhirnya oleng dan gubrak tadi. Malu juga sih, kejadian itu jadi pusat perhatian orang2 yg kebetulan liat. Semua mengkhawatirkan keadaan Na. "Ibu ga papa?," Ibu!!! please deh! hehe. Kasihan juga mamang ojek yg kesannya jadi tertuduh, padahal Na sangat tau ini hanya musibah. Mungkin krn Na ga baca doa dulu seperti biasanya pas naik tadi, atau krn berat badan Na yg sedikit berlebih jadi kurang seimbang. (Alasan kedua sangat tidak diharapkan!).

Sampe rumah, setelah salam, Na berteriak manja bin memelas sampe lupa umur, "Ibuuuuu, Na jatoooohh... hiks!." Gempar seluruh rumah. Na diinterogasi sambil diperiksa dari atas ampe ujung kaki. Sambil nangis (ih engga bgt deh!), masih sedikit shock Na cerita, dan ternyata tangan kanan Na bener beset2 dan bibir Na bener jontor!, sampe hari ini :D.

Hikmahnya... sekarang Na mesti milih2 klo mo naik ojek. Cari ojek yg motornya bagus, keluaran terbaru dan merk terpercaya. Mamangnya yg seumuran, single, cakep dan wangi!.. Dilarang protes!! hehe. Btw, ada yg berminat? hahaha.

Met Wiken all :D

Hestia Complex

,
Salah seorang temen cowo sekantor Na memuji seorang artis yg muncul di acara infotainment selebritis siang itu. Katanya artis tadi walaupun sudah bersuami dan usianya tidak muda lagi, tapi masih terlihat cantik bahkan makin berprestasi baik dari segi karir maupun ilmunya. Temen kantor Na yg lain, cewe langsung nyamber. Semua wanita akan seperti itu kalau mendapatkan cinta dan kemapanan dari sang suami. Mendengar itu, Temen cowo yg muji tadi nyengir :P.

Siapa juga wanita di dunia ini yg menolak diberi cinta dan kemapanan oleh suaminya. Na juga mau hehe. Tapi apa benar, akhirnya akan menjadi seperti artis tadi. Tetap terlihat cantik dan bisa berprestasi?.

Dari film 'Dr T and The Woman' yg ditayangkan salah satu stasiun tv tanah air kira2 seminggu yg lalu, ada sedikit gambaran. Namanya Kate (Farah Fawcett), seorang istri dari seorang dokter ginekolog terkenal yg tampan dan kaya raya, Dr Trever (Richard Gere). Punya dua anak perempuan cantik2. Dan suami serta anak2nya ini sangat sayang dan cinta padanya. Hidupnya dimanja dan tak pernah kurang suatu apapun. Pergaulan high class. Live is so perfect untuk Kate.

Tapi apa yg terjadi? Suatu waktu, perilakunya berubah diluar normal. Kembali seperti anak-anak, senang bermain. Saat di mall belanja keperluan anak sulungnya, Kate malah mandi di pancuran yg ada di mall itu. Lebih parah lagi Kate jadi ga mau disentuh suaminya, karena suaminya malah dianggap kakaknya. Setelah konsultasi dengan psikater pribadi, Kate didiagnosa menderita mental disorder yg bernama Hestia Complex.

"Hestia" complex is a mental disorder that makes her increasingly infantile and causes her to recoil from her husband's sexual advances. Dr. T explains all of this to his daughters by telling them that Kate's aberrant behavior is the ironic result of being "too fulfilled" in every aspect of her life.

Jadi Hestia Complex ini biasanya diderita sama wanita2 kalangan atas atau jet set yg hidupnya begitu sempurna, dengan banyak cinta dan bisa mendapatkan apapun yg diinginkan. Nah lho, kok serem ya? :D.

Mursadah

,
Dinda, ponakan Na yg berumur empat tahun, pagi ini jongkok deket Na yg lagi cuci piring. Dinda udah mandi, udah cantik dan wangi, sedangkan bundanya... no comment :P. Dari mulut mungilnya ga brenti bertanya dan ngementari atas apa yg Na kerjakan. Bunda kenapa cuci piringnya pakai sabun colek?, Nanti tangan bunda bau dong, tuh bunda ada cabenya bekas tadi malem etc... etc... Untung hari ini Na bangun dengan senyum, alias abis mimpi indah.. hmm, jadi bisa nanggapi kicauan Dinda dengan riang hati.

Dengerin anak seumuran Dinda bicara, kadang bikin kesel (saat hati ga mau diganggu, biasanya Na diem, dan Dinda kecil ini bisa ngerti), tapi ocehan Dinda lebih banyak menyenangkan dan menghibur. Sering keluar kata-kata 'ajaib' dari mulutnya. Waktu Dinda berselisih sama kakaknya yg kelas 1 SMU, Dian, Dinda bilang, "Mbak jahat, Dinda udah ga sayang lagi sama mbak!," Tau deh sinetron mana yg Dinda tonton.. hehe.

Atau juga saat akan sholat maghrib berjamaah, Dinda sibuk mencari sesuatu, "Mamah, Mursadah Dinda mana sih?,". "Sajadah kali," Mamahnya meluruskan. "Bukan mamah, mursadah itu mukena sama sajadah." Gubrak!!.

Dan pagi ini, setelah ngomentari soal cucian piring, Dinda mengeluarkan kata 'ajaib' lagi, "Bunda, nanti klo bunda udah punya Om, Dinda yg cuci piring ya." Duh Na jadi terharu, "Iya sayang, giliran Dinda yg bantuin mamah," jawab Na dengan senyum. Tapi..... "Iya, tapi nanti klo Dinda udah segede mbak Dian," katanya tanpa beban. Tidaaaakkkkkk, masak bunda punya Om-nya mesti nunggu Dinda kelas 1 SMU :P.

Met wiken all :)

Setia

,
"Memang tidak ada yang paling mnyenangkan daripada mendengarkan kesetiaan yang kita cintai. Tapi justru manusia sering melupakan kesetiaan itu, memungkiri fitrah manusiawinya, karena nafsu-nafsu yang sering dimanja dihatinya." (Cerpen "Nganten", Faisal Baraas)

***

Apalah maumu kasih
Kaupilih diriku
Didalam hidupmu
Nyatanya kulihat kini
Tak bisa kau coba untuk setia

Sudah cukuplah sudah
Ku memberikan waktu
Kau selalu tak bisa
Mencoba untuk setia

Yang selalu kuinginkan
Yang selalu kunanti
Kau coba untuk mengerti
Apalah arti mencinta

Dan harus kau sadari
Bila ingin bersamaku
Jangan coba kau ingkari
Cobalah untuk setia

Masihkah aku diinginkan
Masihkah aku di dambakan
Masih ada waktu untukmu
Bersamamu akankah kujalani hidup...
(Cobalah Untuk Setia - Krisdayanti)

***

Postingan 'Setia' di atas ga ada sangkut pautnya sama pribadi Na saat ini, dalam arti Na ga lagi gundah tentang kesetiaan seseorang yg dicintai, karena emang blum ada alias jomblo hehe.

Hanya Na lagi suka sekali denger lagu 'Cobalah Untuk Setia' itu, selain liriknya yg sederhana apa adanya juga alunan ritmenya yg asyik banget. Salut buat Rika 'the groove' yg ngarang lagu itu dan Krisdayanti yg nyanyiin dengan indah.

Trus, waktu baca buku kecil catetan2 Na tentang segala hal yg Na anggap unik, indah dan punya makna, Na liat paragraf tentang setia yg Na nukil dari kumpulan cerpen Faisal Baraas (salah satu pernulis cerpen yg karya2nya Na suka banget). Jadi klop deh (*apanya?? :D)

Be Careful

,
Menjadi ibu rumah tangga di jaman modern ini sungguhlah dimanjakan. Hampir semua peralatan yg menunjang pekerjaan sehari-hari di rumah sudah dibuat sepraktis mungkin.

Dulu mesti bersusah-susah mengulek bumbu2 masak atau sambel di ulekan, baik dari tanah liat atau batu. Sekarang praktis dengan blender, ga perlu lagi tangan panas, atau jadi berwarna-warni juga kotor karena cabai dan bumbu2 tadi. Mau masak nasi, tinggal masukin beras ke rice cooker dan ga perlu diaduk-aduk atau ditunggu. Urusan nyuci baju, ga ada lagi sakit pinggang krn mesti berjongkok ria, ada si mesin pintar yg tau kapan selesai menggiling dan kapan pakaian yg sudah bersih mengering.

Masih kurang?, menyetrika pakaian ga usah nyari areng plus daon pisang kayak dulu, tapi cukup pakai setrika listrik dengan segala kemudahannya. Belum lagi vacuum cleaner, microwave, kulkas, kompor gas dan kompor listrik, pemanggang listrik, dan masih banyak lagi peralatan rumah tangga yg otomatis bin praktis lainnya.

Keuntungan dari peralatan serba modern itu adalah akan banyak waktu dan energi yg dihemat sehingga bisa digunakan untuk kepentingan lainnya. Dan pastinya, mengurus pekerjaan rumah bukanlah menjadi sesuatu hal yg memberatkan tapi bisa menyenangkan.

Menyenangkan?.

Menurut Na, karena hampir semua peralatan praktis yg memanjakan tadi menggunakan listrik dan gas, justru disinilah harus benar-benar super extra hati-hati (*menyatakan sangat serius). Apakah sudah semua para istri, ibu dan wanita mengerti dan paham benar tentang 'listrik'?.

Seorang istri tetangga di komplek tempat Na tinggal dulu meninggal dunia tersengat listrik saat menyetrika. Kabel setrikanya terkelupas dan itu dianggap remeh. Istrinya temen kakak ipar Na harus masuk rumah sakit karena kesetrum saat mencabut kabel pompa airnya. Tangannya basah sehabis mencuci. Dan mungkin banyak lagi kecelakaan yg dialami para ibu rumah tangga saat bekerja di rumah dengan mesin2 tadi.

Please be careful.

Nostalgia

,
Baca postingan Rio yg judulnya "Tommy J. Pisa dan Richie Ricardo" (12/09) dan postingan Doel berjudul "Nikmatnya Menonton Satu (Stasiun) TV" (28/07) bikin Na tersenyum geli. Karena beberapa isi postingan itu membawa ingatan Na pada masa-masa SD dulu, sekitar tahun 80-an gitu. Baik urusan mode, bintang film dan filmnya, lagu-lagunya sampai kenangan nonton tivi di rumah tetangga.

Ya, Na pernah ngerasain itu. Pernah juga ngerasain nonton tivi pake accu (aki bacanya) karena kampung Na tinggal dulu blum masuk jaringan listrik. Seminggu tiga kali, Na dapet tugas nge-cas accu di bengkel mobil. Kalau kelupaan atau lagi ga ada uang buat nge-cas, siap2 pasrah pas acara tivi bagus, gambar di layar tivinya tinggal sekotak korek api.. hehe.

Trend Mode
Karena Na masih SD, ga begitu ngerasain mode yg lagi 'in' waktu itu. Paling pernah aja punya rok jeans span, atau celana sontok (celana yg cuma selutut itu :P), tas sekolah model Koper, juga rambut nge-bob hehe. Yg Na inget juga, ngeliat kakak2 Na. Kakak cowo pernah punya rambut berjambul kayak Lupus atau Richie Ricardo (bagaimana Rio? hehe). Berbaju dengan kerah berdiri. Ngerock gaya Duran Durans atau keranjingan Break Dance. Sedangkan kakak cewe potong rambut model yg diblow ke samping kanan kiri itu (namanya ga tau). Bajunya sering pake blazer, atau ngembung di bagian lengannya.

Bioskop, Bintang Film dan Film
Dulu blum ada 21, jadi nonton film terbaru cuma di bioskop seadanya dengan bangku kayu yg panjaaaaang sekali. Kelas satunya paling depan dengan bangku busa, tapi nontonnya dongak :P. Ada acara istirahatnya lagi hehe. Bareng keluarga atau temen2, Na pernah nonton di bioskop itu film Ibunda, Mad Max, Saur Sepuh, Dewi Ular, Jaka Sembung, G 30 S PKI, dan film2 India yg bintangnya masih Amitha Bachan dan Sri Devi :D. Pernah juga tergila-gila sama Rano Karno dan Yessy Gusman di filmnya Gita Cinta dari SMA.

Lagu dan Penyanyinya
Na pernah punya kasetnya Julius Sitanggang, dan hafal semua lagunya :D. Klo Tommy J. Pisa, pernah kasetnya Na pinjem sama temen dan semua lirik lagunya dicatet haha. Endang S Taurina, hmm.. seru juga, Na hafal sama lagu yg liriknya : "dingin air yg beku tidak sedingin hatiku ini..". Trus lagu2nya Jamal Mirdad, Pance dan Obbie Messakh pernah akrab ditelinga. Siapa lagi ya..

Itu yg lokal, klo yg lagu2 barat, telinga Na kecil dulu sudah diakrabkan sama lagu2 My Way-nya Frank Sinatra, You Are-nya Dolly Parton (Doel inget juga ya :D), Your My Everything, Love Story dan lagu2 Ever Green lainnya. Pernah lho, Na nyatet lirik My Way saking pengen bisanya, walaupun ga tau artinya :P.

Acara TV
Inilah salah satu media yg sangat menghibur selain radio dan kaset untuk saat itu. Stasiun TV cuma TVRI, dan masih inget acara2nya?. Dari mulai acara Kameria Ria, Aneka Ria Safari, Album Minggu, Apresiasi Film Indonesia yg lagunya "Aku cinta anda cinta buatan Indonesia..." (Bimbo). Sinetron yg ga pernah Na tinggalin, ACI (Aku Cinta Indonesia) dan Si Unyil!.

Trus film2nya, "The Six Million Dollar Man, Manix, atau film-film yang menampilkan Benyamin S, Ateng-Iskak dan Ratmi B-29," tulis Doel dipostingnya. Juga Acara Pak Tino Sidin, wow! Na suka banget, apalagi klo pas pak Tino muji "Bagus!" hehe. Mo diingetin acara2 apalagi yg dulu pernah jadi primadona di TVRI? baca deh postingan Doel, lengkap!.

Bernostalgia bisa membawa sensasi tersendiri ;).
Met weekend all :D

Di Bank

,
Seperti biasa, jam 09.00 WIB bank pemerintah tempat Na bayar cicilan rumah ini sudah penuh. Siap ngantri deh, pikir Na. Dan mudah2an ngantrinya ga nyampe setengah jam, krn males bengong nunggu antrian (ga bawa bacaan spt biasanya klo lagi ngantri di bank). Setelah dapet nomor antrian, Na ngambil slip pembayaran di meja yg disediakan. Penuh juga.

Saat Na ngisi form slip pembayaran, Na merasa diperhatikan seseorang. Di samping Na berdiri seorang wanita muda yg keliatan bingung. Na senyum ke dia, dan lanjut nulis lagi. Tiba2, "Mbak saya mo minta tolong," kata si wanita tadi. "Ya, knapa mbak?," tanya Na. Wanita muda itu crita klo dia mau kirim uang ke adiknya yg sedang mesantren di luar kota, tapi ga tau caranya.

Ternyata, wanita yg namanya Salmah ini baru pertama kali ke bank, jadi bener2 blank banget. Dan yg buat Na kaget, Salmah juga buta huruf!. Jadilah Na nulis slip transfernya. Tambah kaget, begitu tau jumlah uang yg mau Salmah transfer ke adiknya. 20 juta!. Na hampir ga percaya, krn Salmah yg dianter suaminya ini lugu banget.

Beres slipnya, Na, Salmah dan suaminya cari tempat duduk nunggu nomor antrian dipanggil. Dari ngobrol, Na tau klo Salmah dan suaminya ini petani di wilayah timur kota tinggal Na, dan mereka ini merantau dari Madura. Pinginnya sih Na tanya tentang 20 juta tadi, kok buat mesantren aja biayanya segitu banyak? tapi, itu bukan urusan Na pastinya :D.

Nomor antrian Salmah dah dipanggil, dia minta Na untuk ikut ke meja teller. Yo wes sekalian, Na ngikut setoran jadi kan ga perlu ngantri lagi.. hehe. Tapi, begitu giliran Salmah yg setor dan ngeluarin 20 jutanya.. gubrak!!!. Buat yg sering setor ke bank, biasanya mbak-mbak teller itu akan senang sekali klo uang yg disetor sudah rapih berdasarkan pecahannya. Tapi ini... "Uangnya dirapihin dulu dong bu!," kata si mbak teller ketus. Salmah dan suaminya bingung, Na menghela napas.

Dengan bergeser sedikit untuk memberi kesempatan sama antrian yg lain, bertiga kita berdiri depan teller ngerapihin duit yg acak2an. pecahan 20ribu sama 20ribu, 50ribu sama 50ribu. Walhasil, setengah jam beres. Mata Na burem ngitung duit banyak, punya orang lagi..hehe. Pinginnya sih Na pamit dan bilang klo mesti ke kantor, tapi Salmah mohon dengan sangat Na untuk tidak pergi sebelum transaksi selesai. Rupanya Salmah lebih percaya sama Na daripada sama tellernya :P. Terbukti setelah slip bukti diterima Salmah, dia masih tetep nanya Na apa uangnya udah nyampe dan keterima adiknya disana. Padahal tellernya dah negasin berkali-kali. Biar Salmah dan suaminya yakin, Na ngusulin Salmah untuk nelpon adiknya itu dan langsung cek rekeningnya. Salmah setuju.

Di pintu luar bank, terjadi tarik menarik antar Na dan Salmah yg sebenernya ga perlu. Dia maksa Na (lagi!) tuk nerima 'tanda terima kasih'nya. Weeeww Na panik!. Orang2 dapet atraksi menarik. Dan krn Salmah ga terima ditolak, dan Na ga mau jadi tontonan, pasrah. Emang ngasih brapa sih? hehe.

Kejadian unik apa yg mungkin blogger temui saat di Bank?

Amanah

,
Sejak memperoleh hasil bahwa calon pemimpin bangsa yg Na kagumi tidak lolos ke putaran kedua pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI, Na kehilangan semangat tuk nyoblos 20 September kemarin. Golput jadi bayangan keputusan.

Ada aja sedikit halangan yg seakan menyuburkan virus golput dihati Na. Dari ngobrol dengan teman2 kantor yg akhirnya mengikrarkan untuk golput. Sempet juga kartu pemilih Na kecuci :P. Bahkan Na ga dapet surat panggilan nyoblos sedangkan kakak Na dapet.

Tapi alhamdulillah, jari kelingking tangan kiri Na sudah tertoreh tinta biru, bukan karena ketumpahan tinta :D, tapi tinta bukti hasil nyoblos :D. Dengan berucap bismillahirohmanirrohim, Na kuatkan tekad untuk ambil bagian menjadi warga negara yg sangat menginginkan negaranya menjadi lebih baik dengan memilih pemimpin pilihan.

Tidak cuma Na, banyak warga negara yg dengan niat tulus, memutuskan untuk datang ke TPS dan rela menggunakan hak pilihnya. Ada yg harus berjalan jauh, bersusah payah datang ke TPSnya, ada yg melakukan sholat dan puasa dahulu, ada yg meluangkan waktu sibuknya. Semuanya ini tanpa paksaan, tanpa bujukan melainkan ikhlas dan semata-mata ingin perubahan ke arah yg lebih baik, siapapun pemimpinnya.

Buat pemimpin bangsa terpilih, ini adalah amanah.

Kehabisan Ide

,
Menurut Na, seorang blogger sama halnya dengan seorang penulis. Karena salah satu unsur blog yg paling penting adalah posting, yaitu berupa susunan kata-kata bertema sesuatu, yg isinya bisa mengenai informasi, journal, perenungan dan lain sebagainya. Dan seperti juga halnya seorang penulis, setiap blogger punya gaya penulisan tersendiri.

Sebuah posting ditulis membutuhkan waktu, tenaga dan fikiran. Makanya kadang kala posting bagi seorang blogger menjadi hal yg agak sulit dilakukan. Misalnya saja karena kesibukan sehingga blum punya cukup waktu untuk menuangkan ide atau bisa juga karena kehabisan ide!.

Pernahkah blogger mengalaminya?. Apakah si Ide ini benar2 habis?

Dalam situasi kehabisan ide :P, Na browsing. Berusaha mencari ide tulisan. Berlimpah ruah. Semuanya berubah. Yang semula merasa kehabisan, berganti menjadi kebanyakan ide :D. Walhasil, otak terasa penuh akan ide-ide yg bercampur liar ga karuan.

Ternyata, ide sangatlah mudah dicari. Setiap sudut mata memandang, disana ada ide. Banyak. Justru yg sulit adalah mengembangkan ide tadi menjadi tulisan yg utuh berdasarkan referensi dan tujuan. Tapi bukan berarti tidak bisa. Hanya butuh latihan dan belajar.

Mau belajar?. Dari hasil browsing itu, Na dapet cara bagaimana mendapatkan ide tulisan dan bagaimana cara mengembangkannya. Bagi blogger yg saat ini merasa kehabisan ide atau ga tau mesti mulai dari mana menuliskan ide yg sudah ada, cara-cara yg diuraikan link "Ayo Menulis!" moga menjadi input yg baik. Atau bisa juga diskusi dengan teman2 penulis di Corat-coret.

"Memang benar sebagian penulis memiliki proses kreatif yang unik untuk sampai pada ilham sebuah tulisan yang hidup, namum jangan menunggu! Mulailah dengan mengungkapkan apa saja yang berkelebatan di depan mata."

Pindahan

,
Karena satu dan lain hal, tempat 'nongkrong' balakurawa Blogger Family yg semula di www.bloggerfamily.com/forum sejak hari ini (15/09) PINDAH ke www.blogfam.com/forum.

Dan data2 yg bisa ikut diboyong pindah ke lokasi anyar itu baru data hingga Juli 2004 (info dari milis bloggerfamily). Semua masih dalam perbaikan. Yg ternyata sudah daftar tapi ga ada, silahkan daftar lagi :). Tapi meski begitu, tempat baru ini nyaman kok, lebih keren desain forumnya, ijo muda! (Linda pasti seneng deh tau yg 'green-green' :P).

Yuk kita ramein lagi, misalnya aja rumpian kopdar kemaren. Hehe, ngomongin kopdaaaarrr mulu :P. Bener lho, masih byk seru2an yg blum diceritain, seperti bijimana Bocah (Baruno) jadi 'anak kesayangan' mom Rieke.. haha.

Oya, mau liat foto-foto kopdaran 11 September (*kopdar lagi :D) dari kamera temen2 blogfam yg lain, bisa diklik punya Gage, Tiwi, juga Dharma.

****

INFO BARU

Pagi ini (16/9) Na buka www.blogfam.com udah ga hijau lagi :P. Tambah keren...

STOP! PARTY'S HERE!

,
Becak yg Na dan Linda tumpangi akhirnya putar balik karena setelah melewati rumah BIV no 10, padahal yg kami cari BIV no 2. Tak brapa jauh, ternyata rumah Mom Rieke adalah rumah pertama di belokan yg tadi kami lewati.

Di pintu pagar kayu di depan kami tertera BIV/2, dan dibawahnya tertulis STOP! PARTY'S HERE. Dan dari sela2 pagar terlihat teras yg sudah tertata rapi beberapa kursi dan meja. Tak salah lagi, party's here :D.


**we're blogger family!

Umma Thurman!
Saat tiba itu baru jam sepuluh kurang. Suasana rumah mom Rieke dari luar terlihat sunyi. Linda mencari-cari bel, krn ga nemu, Na telpon rumah mom Rieke.

"Hallo, bisa bicara dengan ibu Rieke?," (formil banget)
"Ibu Riekenya sedang mandi," jawab suara sexy
"Ini, kami sudah di pintu depan," (ngasih tau ga jelas)
"Depan mana?," jawab suara sexy lagi
"Depan pintu pager," (pasrah)
"Oh ya, tunggu sebentar ya," (terdengar gembira)
"Terima kasih," (lega)


Ga brapa lama, seorang lelaki membukakan pintu gerbang buat Na dan Linda. Begitu kami masuk teras, pintu rumah terbuka dan seorang wanita cantik menyapa kami dengan hangat.

"Linda ya!," menunjuk ke Linda dan, "Yana ya!," menunjuk ke arah Na. Tebakannya tepat, tapi Na dan Linda ga brani menebak siapa wanita cantik dan energik ini. Mom Rieke atau... Umma Thurman!

Setelah cipika-cipiki (cium pipi kanan - cium pipi kiri), Na langsung nuduh aja, "ini maknyak kan?," dan Umma Thurmanpun tertawa senang. Waaaaaaaaa!!! Na dan Linda teriak bareng. Gemes!!. Ga taunya suara sexy penerima telpon Na tadi juga maknyak..

'Sok' Akrab
Kebanyakan dari kami yg datang kopdar hari itu kenal dan tau hanya lwat blog masing2, blum pernah bertemu wajah. Tapi pada saat berkenalan langsung seperti kemarin, kami tetep akrab. Atau sok akrab? hehe..

Setelah Na dan Linda, datang Dorita, Syl dan suaminya. Seru!. Ga brapa lama datang Tiwi, Tyaz juga Dharma. Tambah rame!. Lalu berurutan, Qiqi, Andips, Atta, Vi3, De dan suami. Heboh!. Disusul Gage, pak Ozan, Balq, Abhiray berserta Ummiwied dan Najla dan terakhir Bocah dan Renha. Oya, tambah satu, Yeyen dengan bawaan dua dus jus sirsak dan jambunya. Waaahhh!

Siaran Langsung
Karena beberapa 'ancaman' yg dihembuskan jauh2 hari sebelum acara kopdar oleh para 'tetua' di luar negeri untuk memasang web camera yg menyiarkan secara langsung berjalannya acara kopdar, maka Tiwi selaku EO bekerja keras melaksanakannya.

Tapi sayangnya, bbrp kendala yg tidak direncakan muncul, maka para 'tetua' dan temen2 blogfam lainnya yg rupanya sudah menunggu lama kemunculan kami di layar monitor mereka haruslah bersabar.


**hebohnya siaran langsung

Laptop maknyak yg semula disiapkan, ternyata menimbulkan byk suara 'huuu!' dari kami, hehe. Ditolong oleh laptop Dharma, yg jauh2 dari Bandung. Masalah baru muncul, webcam Tiwi tidak dikenal di win2000, alias musti cari drivernya. Walhasil, kurang lebih satu jam proses download berlangsung. Dan selama itu pula bergantian kami menanggapi para 'penonton' yg berteriak-teriak kesal di chatroom :P.

Tapi, ga percuma punya para pakar IT di blogfam, siaran langsungpun akhirnya online. Disambut teriakan histeris dari kami yg kopdaran. Ga sabar, satu persatu kami disorot kamera layaknya artis ibukota. Ada yg malu2 sampe gila banget!.

Mba Sa, mba Ika, Bebeq, Tuteh (trus sapa lagi ya yg online?) bijimana penampilan kami? sangat memualkan ya? hehe..

Gaya Kenalan dan Souvenir
Suara sexy maknyak berkumandang, manggil kami yg sedang asyik ngobrol ngalor ngidul masing2. Kami semua dikumpulkan di teras belakang. Depan webcam siaran langsung, kami duduk melingkar.


**gaya president blogfam saat memberikan arahan :D

Maknyak berpidato!. Isinya adalah ikut bertanggung jawab atas kejadian bom di Kuningan.. lho? hehe. Ga ding, maknyak senang bisa bertatap wajah dgn kami semua (Na juga maknyak :D), dan untuk menambah keakraban, maknyak bikin surprise. Kami harus mengenalkan teman yg duduk disebelahnya. Begitu juga sebaliknya. Klo yg ga bisa, dihukum!. hehe, boong juga kok. Maknyak kan baik hati dan suka memberi souvenir :P. Yg memang blum knal sama temen di sebelahnya, ya mengenalkan diri sendiri aja :).

Soal souvenir, selain maknyak yg berbaik hati bawa dari Canada (atau pasar baru? :P), juga Qiqy dari Belanda dgn gantungan kuncinya dan Gage yg menebar pesona dgn empat buah kaos www.sevenova.com nya. Tadinya dengan buas, kami berebut ngambil souvenir yg kami suka. Tapi maknyak protes (nah lho!), katanya yg pertama boleh ngambil adalah yg brani tampil gila!. Luar biasa, segila-gilanya kami masih bisa malu-malu hehe. Karena ga ada yg brani, akhirnya souvenir didapat dgn aturan setiap teman memilihkan sebuah souvenir untuk teman yg lain melalui kertas nama yg sudah dibuat. hmm.. adil deh. Dan makasih ya Vi3, kaos dari Gage jadi bisa buat Na :D, thanks juga Gage atas kaosnya, maknyak dan Qiqy atas souvenirnya :).


**mom Rieke sedang menguji peruntungan seseorang :P

Potluck Yummy!
Engga menyesal deh kopdaran ama temen2 blogfam, karena untuk urusan 'perut' sangatlah memuaskan!. Berlimpah banget dan tentu aja yummy!. Ada asinan bogor, peyek kacang, bakso (buatan mom Rieke - promo mode ON), risoles, onde-onde, combro, gipang, nasi plus rendang, bolu, semar mendem dan kue2 lainnya.

Minumannya ga kalah seru, dari mulai aer putih, kopi, es buah sampe jus. Pinginnya semua dicicip, semua masuk, tapi apa daya perut dah berasa campur aduk :D. Dan sungguh sangat menyesal, jus sirsak blum sempat Na nikmati.. hiks. Mom Rieke, bisa dipaketin ga? :P.

Bungkus!
Sekitar jam dua lebih, satu persatu dari yg hadir berpamitan. Vi3 mesti ngejar kereta ke gambir, sampe peyek kacang pesenan khususnya ke Linda ketinggalan, so yg berbahagia menerimanya Dharma. Peyek kacangnya maunya ke Bandung, Vi3, ga ke Banyuwangi hehe..

Sebelum itu Dorita, Syl dan suami pamitan lebih dulu. Malah Na ga tau saat mereka pamitan. Pas bgitu foto bareng sebelum pulang Na baru nyadar hal itu. Btw, soal foto bareng ini seru juga. Diambil di dua tempat. Halaman belakang dan teras depan. Dengan sabar, pak Hendro suami mom Rieke dan Yeyen jadi juru foto dengan berbagai kamera yg kami bawa. Makasih banyak ya pak Hendro juga Yeyen:).

Yang paling enak, para blogfam yg masih tinggal sampe sekitar jam 15.30 WIB. Masih bisa berlama-lama sama maknyak dan Mom Rieke, bahkan foto2 dengan tampang aslinya.. hehe. Selain itu, dengan suka ria bisa bawa makanan yg masih berlimpah.. hmm. Bungkus! :P.


**no comment :P

Mission Complete!
Diantar Linda dan Andips, Na balik ke rumah Bude Na di Petukangan. Sampe di sana, Linda bilang "mission complete, bunda." :D.
Makasih banyak Linda, atas seafoodnya (yummy!), atas tidur nyenyaknya (ngeces dikit gpp kan? :D), atas sarapannya (baru kali ini jam 6 bunda udah sarapan :D), atas keramahannya (ibu, mbah juga ade2 yg buat bunda serasa di rumah sendiri ^_^) dan semua-muanya :). Masih welcome kan klo bunda dateng lagi? :D.

Kapan ya kopdaran lagi? :P

Info Tambahan
Untuk liat foto-foto kopdaran lainnya bisa kunjungi blog mom Rieke dan Linda.

Ada yg lupa, makasih buat De yg dalam acara kopdaran kemarin bagi2 movID 21 card (movie identity). Na dapet dua! :D

Menuju Kopdar Blogfam

,
"Naek bisnya yg ke Kalideres, jangan yg laen ya Na. Trus turun di lampu merah Cileduk."

SMS kiriman sepupu di Jakarta yg 'maksa' jemput Na di perempatan Cileduk itu buat Na senyum2. Soalnya udah tiga orang, keluarga Na yg pesen seperti itu kemarin. "Siap boss!, nomor polisi bisnya ditulis juga ga? hehe," Na bales SMSnya.

Maklum, anak bungsu yg ini jarang pergi ke luar kota sendirian, jadi begitu Na ajukan 'proposal' untuk ikutan kopdar Blogfam di Rempoa Ciputas sejak seminggu lalu, hampir semua anggota keluarga Na menanggapi serius. Yg mau dianter lah, yg minta dicatet alamat lengkap kopdarnya lah. Sampe ibu Na hampir melarang Na pergi karena khawatir Na brangkat sendiri. Oh please... Mom, Insya Allah I'll be ok :).

Tapi Na sama sekali ga marah krn merasa dianggap anak kecil dengan sikap khawatir mereka yg berlebihan itu. Justru Na merasa disayang dan diperhatikan banget.. hehe. Coba klo dibiar-biarin aja :P. Jadi Na turuti pesan2nya. Ikutin aja, ga ada ruginya kok :D.

Knapa sih, Na pingin sekali datang ke acara kopdar Blogfam ini?.
Jawabannya krn Na merasa aktifitas dunia blog ini beda dari aktifitas lainnya di dunia maya, semacam chatting atau milis. Na merasa, para blogger adalah orang2 yg open mind, bagaimana mereka menanggapi dengan positif setiap comment yg masuk dan setiap pengunjung yg datang ke blognya. Mereka ini juga adalah orang2 yg senang berbagi, baik pengalaman, ilmu, perenungan bahkan sedih dan bahagia lewat tulisan2nya. Na juga merasa, mereka adalah orang2 kreatif. Na exiting ingin bertemu dan bersilaturahmi dengan orang2 seperti ini. Apalagi klo dari pertemuan ini bisa dihasilkan sesuatu yg bermanfaat.

Dan akhirnya, setelah meyakinkan keluarga, menyusun rencana keberangkatan, beres2 yg mesti dibawa dan menyelesaikan bbrp pekerjaan kantor, siang hari ini Na berangkat ke Jakarta dengan naek bis arah Kalideres.. hehe. Oya, Na bawa makanan khas Banten yg ringan, lucu, manis dan tentu saja yummy (ada selai kacangnya). Kemarin kamis, diantar temen hunting makanan itu langsung ke desa di Kota Serang tempat produksinya. Mau tau apa itu dan bagaimana rasanya? dateng aja ke kopdar Blogfam. Insya Allah kita bertemu dan makan oleh2 Na disana :D.

WOW!!

,
from CorbisTak pernah terpikir di benak seseorang bahwa apa yg selama ini dilakukannya, dan menurutnya tak berarti ternyata telah menjadi inspirasi besar bagi orang lain yg melihatnya.

Seseorang tak pernah menyangka kalau ucapannya yg menurutnya sekedar saja ternyata berpengaruh besar untuk seseorang seperti energi yg membuat cerah hari-harinya.

Itulah yg terjadi antara Na dan Neesh.

Neesh berteriak wow! setelah dia baca ungkapan rasa terima kasih Na untuknya ('Dari Blogger Pemula') karena setelah Na 'nyasar' ke homepage Neesh dan melihat blognya, trus Na jadi terinspirasi punya blog hingga sekarang.

Dan Na mengucap wow! setelah baca ungkapan perasaan wow-nya Neesh di blognya tentang rasa terima kasih Na itu. Na ga nyangka klo ucapan tulus Na itu bisa membuat exiting seorang Neesh :D.

Ini juga Na rasakan saat Linda dan Coklatz dengan senang hati mau pake template yg Na buat. Makasih yaa ;)

Neesh benar, kadang sesuatu hal kecil menurut kita bisa menjadi hal yg sangat besar bagi orang lain bahkan bisa berbuat lebih baik dari kita sendiri.

Hihi, seru juga. Biasanya Na majang nama blogger lain di blog postingan Na, tapi begitu tau nama Na dipajang di postingan blogger lain (tujuannya baik tentunya), rasanya.... WOW!! :D.

*****

INFO BLOGGER

wwooiiii epribodih.. Maknyak dah tiba di Indonesia!!!
Welcome Ibu President :D
gimana serunya acara penyambutan? liat critanya di blog mba Rieke
 

Sharing about Online Business Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates