Goooolll!!!

,
Sabtu ini setelah ngehadirin pertemuan bulanan di Kantor, trus online di warnet :D, Na maen ke rumah Hauzan, ponakan Na yg kelas 3 SD. Lagi asyik ngobrol sama mamahnya, kaka ipar Na yg lagi hamil 8 bln, Hauzan ngerengek minta mamahnya nemenin dia maen PS (Play Station). Memang baru sebulan Hauzan punya PS yg dia beli dari hasil pengumpulan dana khitanannya lalu. Dan dia hanya boleh maen PS saat hari libur sekolah. Mamahnya nolak tuk nemenin Hauzan maen game, krn ga bisa :P. Hauzan dah mo ngambek, akhirnya Na yg nemenin.

Game soccer jadi pilihan. Yg mulanya Na asal mencet aja tombol2 stick karena ga minat sama game model gini, lama2 panas juga, dikalahin Hauzan 5 - 0. Dia ketawa-ketiwi seneng sambil bilang, "lawan Bunda mah kecil". Wow, Na harus bangkit melawan!!. Na pun mulai atur strategi. Terutama dalam kombinasi tombol, untuk ngoper, nendang, rebut bola dll. Si Hauzan kecil ini sedikit pelit, ga mau ngasih tau trik2 itu.

Setelah bbrp kali pertandingan, Na bisa memberi perlawanan yg berarti (cieh!). Meski ga mencetak gol, tapi juga ga kebobolan. Sempet adu penalti segala. Hauzan ngerasa terancam, wajahnya yg semula girang langsung berubah serius plus manyun ga seneng :P. Dia ngerubah strategi pertahanan teamnya. Na sih tenang2 aja hehe.

Seru juga, yg tadinya niat mampir cuma sebentar, Na malah betah banget. Heboh lagi maennya. Bukan krn kelihaian taktik, tapi teriak2 seru doang :P. Sampe adiknya Hauzan yg lagi tidur, bangun dan bengong liat Na super heboh maen sama kakaknya.. hehe.

Maen game soccer, siapa takut!. Ada yg nantangin? :D

Si 'Anak Gajah'

,
Nongkrongin channel Lativi Kamis (19/8) sekitar jam 21.00 WIB ga? Setelah acara dunia hewan, dilanjutin acara 'Born Among The Wild Animal'. Menceritakan kegigihan dan kasih sayang seorang teenager di Sri Lanka yg pingin bgt jadi pawang gajah. Na lupa sapa namanya, tapi dia dipanggil 'Anak Gajah' (AG). Knapa? karena saat dia saat bayi ditemukan di pinggir sungai bersama-sama sekumpulan gajah liar. Ga jelas siapa ortunya, akhirnya AG diangkat anak oleh salah satu keluarga di kampung itu.

AG bercita2 punya gajah sendiri yg nantinya bisa dijual dan uangnya untuk membuat peternakan gajah. Jadilah dia mengincar gajah liar. Padahal UU Sri Lanka melarang pengambilan gajah2 liar di hutan terutama gajah yg berada dalam satu koloni/keluarga. Tapi klo ada satu gajah tersesat atau kondisi tertentu lainnya, gajah2 itu bisa dititipkan di Panti Asuhan Gajah (PAG). Disinilah AG dulu bekerja dari cuma tukang mandiin gajah sampe akhirnya dipercaya jadi pawang untuk seeokar gajah besar betina bernama Koruna. (hehe sori, nama si AG Na ga inget tapi nama gajahnya hapal betul :D).

Dapet!. Jebakan yg AG buat terkena seekor anak gajah yg saat itu sedang bercengkrama dgn keluarganya. Tiga hari gajah kecil itu dibiarin puasa, untuk bisa dijinakkan. Tapi gajah kecil yg dikasih nama Panci ini ga mau nyerah. Sudah tiga bulan, Panci dirawat dan dididik AG dgn kasih sayang, sampe akhirnya AG merasa bersalah krn dah misahin Panci dari keluarganya, padahal sih si Panci keliatan asyik2 aja bahkan sayang jg sama AG :D. AG ngerasa Panci kayak dirinya yg mesti pisah sama keluarganya. Singkat crita, krn ga mungkin Panci dilepas lagi ke hutan, AG bawa Panci ke PAG untuk bersosialisasi dgn sesama gajah. Panci diterima sesamanya disana, dan AGpun kembali bekerja di PAG, tapi skr statusnya jadi pawang gajah termuda yg cukup disegani. --End of story--

Absurd

,
"Apakah kamu ingin membunuhkan, Buck?"
"Oh, sudah tentu, jangan tanya lagi."
"Kenapa? Apakah yang dilakukannya kepadamu?"
"Dia? Dia tidak pernah melakukan sesuatu kepadaku."
"Lalu, kenapa kau ingin membunuhnya?"
"Mengapa? Bukan karena apa-apa, hanya karena susuatu permusuhan."
"Permusuhan apa?"
"Untuk apa kau mengungkit-ungkitnya? Kau tidak tahu permusuhana apa?"
"Belum pernah mendengarnya--coba ceritakan kepada saya."
"Baik," kata Buck, "permusuhannya begini: Seseorang telah bertengkar dengan seseorang yang lain, dan membunuhnya; lalu saudara-saudara kandung kedua belah pihak saling membunuh satu sama lain; selanjutnya menyusul saudara-saudara sepupu melibatkan diri; kemudian saudara-saudara dari saudara-saudara sepupu menyusul, lalu saudara-saudara dari saudara dari saudara dari saudara-saudara sepupu, sampai akhirnya setiap orang saling bermusuhan dan saling membunuh."
"Apakah permusuhan ini sudah lama berlangsung, Buck?"
"Oke, tunggu, saya ingat-ingat dulu. Yah, saya kira bermula kira-kira 30 tahun yang lalu, atau yah sekitar-sekitar itulah, mungkin lebih sedikit. Ada perselisihan mengenai sesuatu, dan dibawa ke pengadilan untuk mendapatkan penyelesaian; pengadilan memenangkan salah satu pihak dan mengalahkan pihak yang lainnya. Pihak yang dikalahkan marah dan menembak pihak yang dimenangkan. Tindakan inilah satu-satunya yang dapat dia lakukan. Saya kira wajar, setiap orang pasti melakukannya."
"Apa objek perselisihan itu Buck?, tanah?"
"Mungkin, saya tidak tahu."
"Lalu, siapa yang melakukan penembakan tersebut? Apakah Grangerford atau Shepherdson?"
"Ya Tuhan, bagaimana saya tahu? Kejadiannya sudah begitu lama terjadi."
"Apakah tidak ada seseorang yang tahu?"
"Oh, ya, tentu saja ada, saya kira bapak saya tahu, dan beberapa orang tua lainnya; tetepi mereka tidak tahu apa pokok perselisihan yang pertama."

--Mark Twain
The Adventure of Huckleberry
Finn

Note:
Tulisan di atas tertera dalam halaman pertama buku 'DARI BEIRUT KE JERUSSALEM' oleh Thomas L. Friedman yg sedang Na baca.
Konflik, permusuhan, dendam yg akhirnya saling membunuh, juga tercipta perang saudara dlm waktu cukup lama dibbrp belahan dunia spt Timur Tengah, India-Pakistan, Aceh, bahkan Ambon kini menjadi absurd. Apa alasan mereka bertikai? (*sedih).
 

Sharing about Online Business Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates