Surprise!

,
Postingan lalu (Cerita Puisi) Na nulis soal puisi bersejarah dari seseorang.
Eh kemaren sore seseorang itu nongol tiba2, nyapa Na di YM.
Surprise!
Ga percaya, 'kontak' itu datang lagi.
Kayaknya dia tau lagi dirasani (diomongin)
Karena, bbrp kali Na sama dia kayak punya kontak begitu.
Like he feels me....

Kami saling bertukar kabar.
Dia bilang dah jadi ayah.
Sehari setelah ultahnya, 1 Juli lalu anak pertamanya lahir.
Laki-laki, sehat dan lucu.
Dia kirim foto2nya ke email Na.

"Keep smiling and keep shining," katanya.
"I will," jawab Na
"And one more thing, this is important," tambahnya.
"Tell me"
"Dont forget to brush ur teeth twice a day"
"Arrrggghhhhhh!!!"

Dia sahabat terbaik yg Na punya :).
Bahkan seperti saudara.
Selamat jadi ayah, sahabat...

Cerita Puisi

,
Dian (ponakan) : "Bunda, Dian dapet tugas bikin puisi cinta." (dgn nada minta dibuatin)
Bunda (Na) : "Ntar bunda cariin di internet."
Dian : "Tapi tugasnya hari ini." (merajuk)
Na : "Hah!, ya udah ntar bunda buatin, tapi bunda mo pake baju dulu :D."

Dian lagi menjalani MOS (Masa Orientasi Sekolah) selaku anak baru di SMUnya. Heran, dari jaman Na dulu, orientasi penerimaan siswa baru, model Penataran P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila) sampe sekarang MOS, masih aja pake acara dikerjain. Tradisi ggasih tugas2 yg aneh bin ajaib. Cari buah kesemek lah, bawa aer zam-zam 777ml lah, pake kalung empeng lah, pake kaos kaki bolalah, tasnya musti karung terigu plus dikuncir tiga dgn pita warna-warni. Kreatif sama ngerjain kan beda. Tapi Dian, dan juga anak-anak seusianya yg baru masuk masa SMU, ga pernah ngeluh dapet tugas begitu. Tetep excited!.

Dan sebenernya, dari semua tugas ajaib itu, Na ga ikut campur. Biar Dian berusaha sendiri. Tapi tugas kali ini, bikin puisi cinta, Na ikutan nimbrung. Emang Na bisa bikin puisi?. Engga banget! hehe. Yg jelas Na tau bikin puisi itu ga gampang. Na bisa buat, tapi seringnya ga pernah puas sama hasilnya. Yg kerasa noraklah, ga berbobotlah.

Sulitnya buat puisi, menurut Na adalah nyari kata2 yg tepat. Beberapa kata yg menggambarkan rasa yg klo ditulis lengkap bisa nyampe satu lembar kertas. Tapi Na suka sekali dikasih puisi atau baca2 puisi temen2 atau orang lain. Salut sama Sa dan Maknyak, juga para blogger lain yg intens nulis puisi di blognya :).

Urusan puisi cinta untuk tugasnya Dian, sambil siap2 ke kantor Na inget masih nyimpen puisi dari seseorang.. ehm. Simple dan tentu aja indah :D. Na salin ke bahasa Indonesia, trus kasih ke Dian.

Dian : "Cepet banget buatnya, Bun?" (ga percaya)
Na   : "Cepet dong, tinggal nyalin." (senyum2 ga jelas)
Dian : "Hayoo, puisi dari siapa nih?" (nggoda)
Na nyebut satu nama.
Dian : "Ya ampun, brarti dah lama banget nih puisi."
Na   : "Iya, makanya jgn sembarangan dibacanya, wong bersejarah."
Dian : "Mulai deh jayusnya :P. Tapi makasih ya Bun." (sambil lari2 girang ke mamahnya)
Dian : "Mamaaaahhh, puisinya dah dibuatin eh dipinjemin Bunda."
Mamahnya Dian (kakak Na) : "Hehe, gantian ya Na, dulu waktu kamu penataran SMA, mbak yg buatin tugas kamu, itu.. bikin surat cinta."
Na   : "Psstt, jangan keras2! :D."

"Tresna"

,
...
"Dijodohkan dengan perempuan yang tidak sreg, kan soalnya tidak bisa sederhana, Bu."
"Itu kan gampang. Cinta bisa dibangun pelan-pelan setelah nikah," kata ibunya. "Pepatah Jawa sendiri mengatakan, 'Tresna jalaran kulina."
"Kuno!" sanggah Tjak Broto. "Sing ngono iku gak mathuk, Bu. Pepatah sekarang bunyinya harus 'Tresna merga sreg'!"
"Nah, ngeyel lagi toh?" kata ibunya.
"Ini bukan ngeyel, Bu," kata Tjak Broto. "Yang namanya tresna itu harus ada bayang-bayangnya."
...
(salah satu percakapan Tjak Broto dan Ibunya dalam Novel 'Kembang Jepun' karya Remy Silado)

Seperti juga Tjak Broto dan Ibunya itu, pemahaman tentang tresna (cinta) pada setiap orang tua dan anaknya bisa beda.Tapi yang jelas, perasaan tresna bisa datang karena seringnya bertemu. Sahabat jadi kekasih. Jelas juga bahwa perasaan tresna terasa karena seringnya seseorang atau sesuatu terbayang di keseharian.
 
Siapakah sosok yg bayang-bayangnya mengisi hari-hari anda?. Istri, suami, kekasih, orang tua, adik, kakak, keluarga, istri teman, suami tetangga, kekasih orang, wanita atau pria lain...? :D

Tentang 'Kembang Jepun'
Sudah lama, setiap mampir ke perpus daerah, Na niat banget minjem buku ini. Tapi selalu kalah sama Petualangan Asterix :D. Abis ngeliat bukunya yg tebal itu, terbayang bakalan berhari-hari bacanya. Seperti buku 'Sybil', sampe tiga kali diperpanjang peminjamannya baru kelar.
 
Akhirnya, Senin minggu lalu dipinjem juga novel yg menceritakan tentang seorang Geisha asal Manado ini. Dan ternyata ga nyesel, meski saat ini baru baca sampe halaman 79 dari 319 seluruhnya. Bukan maksud promosi, tapi bagus bgt.
 
Novel yg tidak biasa karena 'Kembang Jepun' mengajak pembacanya mengetahui sejarah Indonesia, terutama Surabaya sekitar tahun 1920 - 1940-an. Detail, dari mulai nama-nama, istilah, bahasa (Jepang, Belanda, Manado dan Jawa), setting, bahkan peristiwa. Gaya penuturannya sederhana.
Gimana endingnya, masih dibaca...


 

Sharing about Online Business Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates