Happy Blogwalking

,
Banyak netter saat ini yg klo nge-net ga cuma melulu chatting, mailing atau browsing aja, tapi juga nge-blog :D. Blogwalking atau mengunjungi blog2 lain adalah salah satu kegiatan standar para blogger. Dan karena begitu banyaknya blog betebaran, maka kita kesulitan dan repot jika harus mengingat masing-masing url blog mereka. Untuk ini dibuat fasilitas blogroll, yaitu list/daftar berisi url dari blog2 lain yg biasa kita kunjungi.

Selain lewat blogroll, para blogger biasanya blogwalking dengan mengklik link dari daftar blogger yg meninggalkan jejak di shoutbox atau comment. Atau bisa juga, melink dari daftar blogroll punya blog lain. Ini kebiasaan Na :D.

Tiara, blogger dari Singapore bbrp hari yg lalu curhat, klo kegiatan blogwalkingnya terhambat krn fasilitas blogrollnya lagi error. Juga shoutboxnya. Dia ga bisa inget url temen2 blognya, termasuk blog Na :(. Wah kacau juga klo kondisi blog kita lagi down begitu. Maklumlah, masih pake fasilitas gratisan (Na ikutan tunjuk jari :D). Tapi, yg punya domain dan hosting sendiri juga bisa hal ini terjadi, misalnya servernya lagi down :P.

Alternatif
Judulnya, acara blogwalking macet. Ada alternatif lain. Ini yg Na biasa gunakan dan lakukan. Na ga pake fasilitas blogroll. Tapi link blogger lain Na tulis manual di blog. Emang sih terlihatnya beberapa aja, dan itu bukan brarti Na ga add blog lain dalam daftar blogwalking Na. Karena selain Na add manual, Na juga add di menu favorites browser.

Yang pake browser Internet Explorer (IE) pasti ada menu favorites, tempat nyimpen alamat web yg sering dikunjungi. Dari situ Na buat folder2 khusus, misalnya Blogger. Dan dibagi lagi jadi Female dan Male. Di organize sesuai selera deh :).

Buat yg ga punya kompi sendiri, misalnya sering nge-netnya di warnet atau pindah2 tempat, masih bisa pake menu favorites ini. Karena windows akan menyimpan isi dari menu favorites ini dalam folder Favorites yg ditaro di folder Windows (biasanya root directory C:\). Bisa dicopy ke disket, dan tinggal digunakan disemua kompi.

Jadi walaupun blog kita lagi down dan daftar blogroll error, acara blogwalking jalan terus. Kecuali mati listrik! :D.

The Wedding Planner

,
Setelah berkali-kali terlibat dalam ajang persiapan dan menjelang pernikahan, mulai dari pernikahan kakak, sepupu, saudara sampai teman2 spt sahabat kemarin, keinginan Na untuk menjadi seorang The Wedding Planner makin tinggi.

Selain suka mempersiapkan moment2 bahagia, juga tujuannya untuk membantu meringankan beban si pengantin dan keluarganya. Sedih klo ngeliat pengantin saat hari 'H' malah kuyu krn lelah mempersiapkan segala sesuatunya. Dari mulai undangan, masakan, pakaian, dekorasi sampai perlengkapan makan. Belum lagi urusan masing2 keluaga. Segitu banyak orang, semuanya mau ngatur, mau diperhatiin. Walhasil bisa bentrok saat hari bahagia. Kacau kan?.

Dulu waktu kaka2 cowo dan temen2 cowo Na nikah, Na bagian ngurusin seserahan (barang antaran dari keluarga pengantin cowo ke pengantin cewe). Biasanya Na shopping ama pengantin cewenya, trus ngepak semuanya dgn diberi hiasan sana-sini dan siap dibawa.

Klo kemarin pernikahannya Sulistianty, sahabat Na, Na diminta bantuannya urusan meja prasmanan (sebelumnya, waktu adeknya nikah Na dapet tugas yg sama). Dari mulai ngatur meja, nyajiin makanan sampe kadang ikut ngelapin sendok-garpu :D. Acara 'tebar pesona' gagal total deh, wong bolak-balik dapur terus.. hiks. Tapi it's ok, yg terbaik untuk seorang sahabat. Hedoopp Na!! (apaan coba.. hehe)

Balik ke masalah Wedding Planner, menurut Na, untuk pernikahan di gedung, urusannya bisa lebih mudah. Hanya ditenggat waktu sekian, semuanya selesai. Tapi klo undangan di rumah, ini yg lebih repot. Meski soal biaya lebih ngirit juga makanan bisa lebih melimpah dan tamu lebih leluasa bertandang. Ya, masing2 ada kelebihan dan kekurangannya. Tergantung fulus :D. Tapi tetep aja, klo mau rapih dan tertangani semuanya, mesti ada satu koordinatornya. Nah klo bisa sih bukan keluarga atau mempelainya. Pokoknya saat hari 'H', mempelai dan keluarga tinggal dandan dan duduk manis, menikmati suasana hikmad pernikahan.

Awas, jgn ada yg tanya : "Kok pingin jadi Wedding Planner, knapa ga jadi pengantinnya sekalian?." (*kaburrrrr!!!)

My Best Friend's Wedding

,
Sesungguhnya tak pernah sang kekasih mencari tanpa dicari kekasihnya
Apabila kilat cinta telah menyambar hati yang ini
Ketahuilah bahwa ada cinta dalam hati yang lain
Apabila cinta Allah bertambah besar di dalam hatimu,
Pastilah Allah menaruh cinta atasmu.

Tak ada bunyi tepuk tangan hanya dengan satu tangan tanpa tangan yang lain.
Kebijaksanaan Illahi adalah takdir dan ketetapan
Yang membuat kita cinta satu sama lain.
Karena takdir itu, setiap bagian di dunia ini,
Dipertemukan dengan jodohnya.

Dalam pandangan orang bijak,
Langit adalah laki-laki dan Bumi adalah wanita;
Bumi memupuk apa yang telah dijatuhkan dari Langit.
Apabila Bumi kekurangan panas, maka Langit mengirimkannya;
Apabila ia kehilangan kesegaran dan embun, Langit memperbaharuinya.
Langit berkeliling, bagaikan suami mencari nafkah kesana kemari demi istrinya; Dan Bumi sibuk dengan urusan rumah tangga;
Ia melahirkan dan menyusui apa yang dilahirkan.
Anggaplah Bumi dan Langit sebagai yang terkurniai dengan kecerdasan,
Karena mereka melakukan pekerjaan makhluk yang memiliki kecerdasan.

Andaikan pasangan ini tidak mengecap kenikmatan dari satu sama lain,
Mengapa mereka melangkah bersama sebagai sepasang kekasih?
Tanpa Bumi, bagaimana bunga dan pohon-pohon bisa mulai berkembang?
Kalau begitu apa yang akan dihasilkan oleh air dan kehangatan langit?
Sebagaimana Allah memberikan keinginan kepada laki-laki dan wanita sampai akhir, sehingga dunia akan terpelihara oleh kesatuan mereka.

Demikian juga Ia menanamkan ke dalam setiap bagian keberadaan nafsu terhadap bagian-bagian lain.
Siang dan malam bermusuhan kelihatannya; Namun keduanya memiliki satu tujuan.
Masing-masing saling mencintai demi menyempurnakan karya mereka bersama.
Tanpa malam, alam manusia tidak akan menerima penghasilan,
Sehingga tidak ada yang akan dipakai waktu siang.
(Puisi Jalaluddin Rumi)

Selamat Menempuh Hidup Baru
Untuk Sahabatku : Sulistianty dan Ahmad
Minggu, 11 Juli 2004

Belajar Jadi Pemimpin

,
Mau jadi Pemimpin? Ga usah daftar Capres dan Cawapres. Udah telat lagi.. hehe. Tapi bisa test drive dulu lewat game PC. Kok bisa?

Cari game PC jenis simulasi yg gabungin strategi dan konstruksi, seperti SimCity3000, Chaesar III, Zeus atau Pharaoh. Dalam game2 jenis ini, kita akan diberi satu areal/daerah dan diserahkan sepenuhnya untuk mengembangkannya. Seru kan?. Jadi ga usah rebutan wilayah :D.

Dalam SimCity3000 yg settingnya masa kini misalnya, wilayah yg diberi boleh dipilih. Mau yg benar2 baru alias masih kosong, atau wilayah yg sudah jadi, contohnya kota Newyork dgn segala isinya. Selain itu, wilayah pilihan ini bisa terdiri dari daerah subur (pertanian dan perkebunan), perairan atau dataran biasa (tinggi atau rendah). Tentunya pilihan tadi punya kerumitan masing-masing dalam mengelolanya.

Infrastruktur adalah faktor penting dlm mengelola wilayah, seperti jalan untuk lalu lintas, sumber air dan instalasinya bahkan ketersediaan listrik sebagai sumber tenaga. Blum lagi fasilitas umum, seperti rumah sakit, sekolah dan universitas, kantor polisi sampai pemadam kebakaran harus ada. Untuk tata kota yg lebih rapih, perlu dibagi areal2 khusus untuk pembangunan pemukiman berdasarkan jenisnya (perumahan, kondominium, real estate), pertokoan dan industri. Keindahan juga jgn dilupakan, dgn diberi penghijauan berupa pohon2, taman, kolam dan lainnya.

Kelihatannya mudah ya. Trus tantangannya apa?. Ngatur dana!. Krn ada limitnya maka kita mesti pinter2 ngatur pengeluaran. Kita cuma dikasih sekian dolar uang untuk membangun dan mengelola itu semua. Mana cukup!. Jadi dana andalan pemasukan kas daerah adalah dari pajak. Itupun didapet setelah masuknya para imigran atau penduduk. Sedangkan penduduk dan investor masuk ke wilayah kita krn lengkapnya infrastruktur dan penataan kota tadi. Oya, hati-hati mengatur besarnya pajak. Terlalu tinggi untuk pajak industri misalnya, bisa2 investor kabur semua. Bingung kan? :D.

Tapi tenang aja. Sebagai Pemimpin, kita ga kerja sendirian kok. Kita dibantu para konsultan yg ahli dibidangnya. Misalnya, para insinyur yg ngerti bgt tentang tenaga listrik, prasarana jalan, juga seorang accountant untuk mengelola pemasukan dan pengeluaran dana. Mereka2 ini yg akan memberikan masukan dan koreksi dari segala tindakan kita, Pemimpin. Input mereka itu bisa diterima atau diabaikan. Terserah kita, asal kita tau resiko yg diambil dari setiap keputusan.
Contoh kasusnya, sebut saja konsultan bidang kerjasama luar wilayah memberi saran bahwa wilayah tetangga ingin bekerja sama dgn membuang limbah industrinya ke wilayah kita, krn dianggap masih byk lahan kosong. Dia mengatakan kerja sama ini akan menambah kas daerah setiap bulannya sekian juta, misalnya. Menarik bukan?. Tapi tunggu dulu. Konsultan bidang lingkungan hidup menentang keras. Katanya hal ini akan mengakibatkan polusi di wilayah kita, lingkungan jadi tidak sehat dan masyarakat bakal protes keras. Nah lho...

Tantangan lainnya adalah kerusakan spt kebakaran, kejahatan dan bencana alam. Bisa saja sewaktu-waktu kota kita yg aman dan damai terkena angin puyuh atau kebakaran di suatu tempat. Ini perlu tindakan cepat dgn mengirim pemadam kebakaran, polisi dan tim medis.

Selain itu, perkembangan wilayah mesti dipantau terus. Setiap isu, input, berita, pembangunan bahkan keluhan warga yg disampaikan ga bisa diabaikan. Klo dilewat terus bisa2 ada masalah yg muncul kemudian hari. Akan ada laporan perbulannya. Dari sini kita sbg Pemimpin bisa tau apakah menurun atau menanjak perkembangan wilayah kita dan perlu melakukan tindakan2 untuk perkembangan selanjutnya. Klo bingung ga tau mesti gimana, tanya aja konsultan :D.

Dalam dunia nyata, menata dan mengembangkan suatu wilayah tentu lebih kompleks dan lebih sulit dari skenario game tadi. Tapi setidaknya, lewat game itu bisa didapat gambaran, ga gampang lho jadi Pemimpin :D. Tapi napa ya, byk orang berebut ingin kedudukan itu, seakan-akan melupakan beban yg harus ditanggungnya. Temen Na, maen game itu dlm tiga bulan (hitungan dlm game) perkembangannya, kotanya tinggal puing2 berserakan. Kebakaran total!. Dia ga bisa berbuat apa2 krn fasilitas pemadam kebakaran, rumah sakit dan kepolisian blum dibangun dan uangnya habis untuk bikin taman!. Huaaaa!. Klo Na lain lagi. Na buat areal industri lebih byk, dari industri ringan sampe berat. Walhasil, dlm jangka satu tahun, wilayah Na kena hujan asam :D.

Game lain spt Caesar III, Pharaoh dan Zeus beda lagi. Sama menjadi pemimpin suatu wilayah, tapi settingnya jaman baheula. Masih ada kaisar, upeti, perdagangan (trading), peperangan bahkan serbuan orang barbar!. Mungkin laen waktu Na bahas lebih detail :).

Satu aja saran Na, klo niat maen game model gini jgn maen di kantor pas jam kerja ya?. Knapa?, boleh dicoba dan nikmati hasilnya.. hehe.

So mau jadi Pemimpin Wilayah? Harus lulus dulu di game model gini. Lain lagi klo mau jadi Penguasa.... mmm, harus maen game apa ya? :D

Siap Mencoblos?

,
Di angkot yg mengantarkan Na ke satu tujuan pagi ini terdengar percakapan antara supir dan seorang penumpang. Katanya, pusat kota yaitu Alun-alun Serang terjadi keramaian luar biasa. Bukan ada pasar kaget atau demo, tetapi salah seorang Capres dan Cawapres yg bakal ikutan pemilihan tahun ini mengadakan kampanye disana. Pasangan Hamzah Haz dan Agum Gumelar.

Na hanya berdoa, mudah2an alur jalan tidak dialihkan. Krn ini berarti untuk sampai ke tujuan, harus melewati jalan lain yg lebih jauh. Padahal Na sedang ditunggu. Dan ternyata doa Na terkabul. Lancar saja, tetapi bener2 ramai. Juga penjagaan ketat. Banyak pak polisi, satpam dan pengamanan lainnya.

Hari ini adalah hari terakhir para Capres dan Cawapres berkampanye ke seluruh Indonesia dan pada semua media. Mulai besok hingga tanggal pencoblosan nanti, 5 Juli, adalah hari tenang. Hmmm, banyak guyonan yg beredar. Kampanye terang2an selesai, tinggal yg 'gelap2'. Allahu alam.

Banyak juga masyarakat yg bersikap antipati sama kampanye mereka. "Janji2 mulu, ntar kalo udah jadi presiden juga lupa!," atau "Semua sama aja, omong doang bisanya,". Tapi buat Na, apapun yg dikatakan para Capres dan Cawapres itu, yg mesti disambut baik adalah era keterbukaan saat ini. Dulu, mana bisa kita lihat para Capres dan Cawapres berdebat. Mau dilihat umum untuk menyampaikan Visi dan Misinya. Pemilihan langsung. Ini perlu disyukuri. Toh kalau memang nanti tidak sesuai dgn apa yg dijanjikan, rakyat tetap jadi jurinya.

Kartu Pemilih dan Surat Tanda Pemilih untuk 5 Juli nanti sudah Na terima. Insya Allah, Na bisa memilih pemimpin yg baik dan tepat. Krn Na masih terus berharap negara Indonesia ini bisa jadi kebanggaan warga negaranya.

Ayo mencoblos!! :D
 

Sharing about Online Business Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates